alexametrics

Gubernur Nurdin Abdullah Ekspos 3 Komoditas Unggulan Petani Sulsel di Belanda

loading...
Gubernur Nurdin Abdullah Ekspos 3 Komoditas Unggulan Petani Sulsel di Belanda
Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja dan Bupati Wajo Amran Mahmud. Foto Ist
A+ A-
AMSTERDAM - Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah mengekspos tiga komoditas unggulan petani Sulsel di negara Belanda. Tiga komiditas unggulan tersebut yakni pala, lada dan kopi. Dalam kunjungan tersebut Gubernur Sulsel beserta Bupati Wajo Amran Mahmud dan rombongan diberikan kesempatan khusus untuk menyampaikan potensi unggulan petani di Sulsel.

Pada kesempatan ini Nurdin Abdullah dan Amran Mahmud diterima langsung Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja.

"Semoga dengan dibukanya kran ekspor ke Belanda tiga komoditas tersebut dapat mengangkat harganya," kata Prof HM Nurdin Abdullah, melalui telepon selulernya di Belanda, Kamis (13/6/2019).



Mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini berharap Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda bisa menjembatani produk pala, lada dan kopi dari Sulawesi Selatan untuk kebutuhan masyarakat negari kincir angin itu. "Karena keluhan masayarakat saat ini harga lada terus merosot," papar mantan Bupati Bantaeng 2008-2018 itu.

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja berharap, Sulawesi Selatan dapat memasukkan tiga komoditas unggulannya, sebab saat ini Belanda sendiri masih kekurangan pasokan komoditas ini. "Belanda masih sangat kekurangan pasokan dari Indonesia. Sementara ini pasok dari Pangka Belitung," ujarnya.

Diketahui, Gubernur Sulsel bersama Bupati Wajo serta rombongan lainnya disambut meriah oleh Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, dengan mengajaknya untuk menikmati makan siang di Restoran RON Gabarnur yang sangat terkenal dengan sate kambingnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak