alexametrics

Bersinergi dengan Pemkot Malang, Bea Cukai Malang Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal

loading...
Bersinergi dengan Pemkot Malang, Bea Cukai Malang Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal
Melalui operasi gabungan bersama Satpol PP Pemerintah Kota Malang, Bea Cukai Malang berhasil mengamankan ratusan botol miras ilegal di dua tempat di Kota Malang, Kamis (23/5/2019).
A+ A-
MALANG - Melalui operasi gabungan bersama Satpol PP Pemerintah Kota Malang, Bea Cukai Malang berhasil mengamankan ratusan botol miras ilegal di dua tempat di Kota Malang, Kamis (23/5/2019). Operasi gabungan ini merupakan upaya Bea Cukai Malang bersama Pemkot Malang dalam memberantas peredaran rokok dan miras ilegal di wilayah Malang Raya.

Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Rudy Hery Kurniawan mengungkapkan, operasi gabungan dilaksanakan dengan melakukan penyisiran ke tempat-tempat penjualan miras di Kota Malang.

“Setelah dilakukan briefing bersama dengan Satpol PP, petugas gabungan langsung bergerak menuju tempat-tempat penjualan miras, dari empat tempat penjualan miras yang dilakukan penyisiran, dua diantaranya dilakukan penindakan dengan inisial L dan A,” ungkap Rudy dalam keterangan tertulis kepada SINDONEWS, Senin (27/5/2019).



Dari operasi tersebut, petugas gabungan berhasil mengamankan 185 botol miras yang dijual tanpa memiliki izin. “Total sebanyak 185 botol kami lakukan penyegelan dan dibawa ke Kantor Bea Cukai Malang, dengan rincian dari tempat L sebanyak 153 botol dan dari tempat A sebanyak 32 botol,” jelas Rudy.

Dalam rangka mengoptimalkan pengawasan terhadap rokok dan miras ilegal di wilayah Kota Malang, Bea Cukai Malang akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam memberantas peredaran barang-barang ilegal tersebut.

“Tidak hanya fokus di rokok saja, miras juga kami awasi peredarannya. Karena pengawasan peredaran rokok dan miras di wilayah Malang Raya ini merupakan tugas kami, Bea Cukai Malang,” pungkas Rudy.
(akn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak