alexametrics

Polda Jateng Uji Balistik Proyektil Penembakan Mako Brimob

loading...
Polda Jateng Uji Balistik Proyektil Penembakan Mako Brimob
Polisi menggelar uji balistik untuk menyelidiki kasus penembakan yang menyasar Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. iNews TV/Taufik
A+ A-
SEMARANG - Polisi menggelar uji balistik untuk menyelidiki kasus penembakan yang menyasar Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Uji ini mengetahui gerakan, sifat, dan efek dari proyektil, khususnya peluru.

"Prosesnya masih dalam investigasi satu orang anggota Polri yang terluka, tidak masalah hanya terserempet sudah dijahit dan bisa belerja kembali," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Senin (27/5/2019).

Jenderal bintang dua tersebut menambahkan, pihaknya telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TPK) untuk mengungkap kasus penembakan misterius pada Sabtu 25 Mei dini hari. Selain itu, juga telah diperiksa empat saksi dan rekaman CCTV di dekat lokasi kejadian.



"Kemudian investigasi olah TKP sudah dilakukan dipimpin oleh Laboratorium Cabang Jateng untuk melakukan uji balistik dan uji metalurgi terhadap proyektilnya," terang dia.

"Kemudian dilakukan pemeriksaan beberapa saksi untuk menentukan profil dari senjata api dan profil pelakunya," tambahnya.

Sekadar diketahui, peristiwa nahas itu bermula saat empat personel Brimob melakukan penjagaan di pos, Sabtu 25 Mei dini hari. Hingga pukul 01.30 WIB, datang mobil jenis minibus (Avanza/Xenia) dari arah selatan ke utara.

Tak disangka, pelaku langsung menembaki Pos Penjagaan Depan Brimob, hingga mengenai kaca. Saat itu anggota Brimob Bripka Imam Santoso yang hendak masuk kesatrian terkena tembakan dan terserempet kepala namun menggunakan helm kondisi kepala lecet. Korban segera dilarikan ke RS DKT untuk mendapatkan perawatan.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak