alexametrics

PAN DIY Sebut Elite DPP Permalukan Amien Rais soal Wacana Koalisi 01

loading...
PAN DIY Sebut Elite DPP Permalukan Amien Rais soal Wacana Koalisi 01
Ketua DPW PAN DIY Nazaruddin. Foto/Istimewa
A+ A-
YOGYAKARTA - DPW PAN DIY meminta para elite partai di DPP PAN menahan diri dan tidak asal membuat pernyataan yang tidak sesuai arah koalisi partai. Sebab, pernyataan elite PAN di Jakarta yang mulai goyang dan membuka peluang masuk di koalisi pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin membuat arus bawah resah.

Ketua DPW PAN DIY Nazaruddin mengatakan,di tengah suasana rakyat yang terus bergerak menyuarakan kedaulatan rakyat yang diyakini telah dirampas oleh kecurangan pemilu, justru dinodai dengan pernyataan media dari petinggi PAN sendiri. Di antaranya adalah pernyataan yang dilontarkan Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi serta Bara Hasibuan.

"Pernyataan mereka yang mengatakan kemungkinan PAN bergabung dengan kubu 01, di mata para kader dan pemilih PAN adalah penghinaan" terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Jumat (24/5/2019).



Belum lagi saat ini Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi yang tengah berusaha keras memperjuangkan keadilan hasil pemilu melalui berbagai saluran konstitusional. Semestinya mereka tidak membuat pernyataan yang menodai perjuangan bersama.

"Belum lagi kalau dikomparasikan dengan sikap dan upaya poltik yang sekarang ini sedang dilakukan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, elite-elite DPP itu telah mempermalukan dan menikam Pak Amien dari belakang," tandasnya.

Untuk itu, DPW PAN DIY meminta kepada elite-elite DPP PAN untuk berhenti memamerkan syahwat pragmatisme politiknya. Keputusan mendukung pasangan Capres Cawapes Prabowo Sandi, kata Nazar, diputuskan melalui forum Rakernas.

"Sikap politik PAN ke depan pasca Pilpres juga ditentukan melalui Rakernas dan harus merupakan keputusan seluruh jajaran PAN, baik DPP, DPW-DPW, dan DPD-DPD. Bukan hanya keputusan DPP," pungkas mantan Anggota DPRD DIY ini.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak