alexametrics

Bupati Barito Utara Terima Opini WTP ke-5 atas LKPD Kabupaten Barito Utara

loading...
Bupati Barito Utara Terima Opini WTP ke-5 atas LKPD Kabupaten Barito Utara
Bupati Barito Utara Nadalsyah didampingi Wakil Ketua DPRD dan Sekretaris Daerah Jainal Abidin serta Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Barito Utara bersama-sama 6 Kepala Daerah dan jajarannya menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemerikasaan (LHP) BPK.
A+ A-
PALANGKA RAYA - Bupati Barito Utara Nadalsyah didampingi Wakil Ketua DPRD dan Sekretaris Daerah Jainal Abidin serta Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Barito Utara bersama-sama 6 Kepala Daerah dan jajarannya menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemerikasaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2018 di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah.

Acara penyerahan LHP 7 kabupaten yakni Kabupaten Barito Utara, Kapuas, Gunung Mas, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Barito Timur, dan Barito Selatan dibuka secara resmi oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, Ade Iwan Ruswana, SE,MM,Ak,CA di hadiri juga oleh Ketua/Wakil Ketua DPRD dari 7 Kabupaten.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BPK RI, Ade Iwan Ruswana menyampaikan, tujuh kabupaten yang menerima laporan hasil pemeriksaan pada hari semua mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Ia mengapresiasi atas kerja keras masing-masing pemerintah daerah, terkhusus pada Kabupaten yang menerima Opini WTP yang kelima. "Pada Pemerintah Kabupaten yang menerima Opini WTP kelima kalinya, pada pemeriksaan kemarin salah satunya pada Barito Utara, kami (BPK RI Perwakilan Kalteng) telah mengirimkan tim yang terbaik, yang sangat teliti, hasilnya tetap WTP," jelas Ade, Selasa (21/5/2019).

Pada kesempatan ini juga, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah berharap kepada pihak Pemerintah Kabupaten yang menerima opini WTP agar tidak terlena atas Opini yang didapat sehingga dapat menyebabkan peringkatnya turun.

"Pada beberapa kabupaten, masalah sedikit tidak langsung di recovery, sehingga tiap tahun masalah yang ada terus meningkat. Hal ini menyebabkan melebihi batas toleransi, sehingga peringkat turun," tutup Ade.
(akn)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak