alexametrics

Ibu Rumah Tangga di Merangin Ditangkap Mabes Polri karena Cuitannya di Medsos

loading...
Ibu Rumah Tangga di Merangin Ditangkap Mabes Polri karena Cuitannya di Medsos
Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Surya Elinda (40) di Desa Sei Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, ditangkap jajaran Ditreskrimsus Mabes Polri di Merangin, Jumat (17/5/2019) karena ciutannya di media sosial. Foto iNews TV/Nanang F
A+ A-
MERANGIN - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Surya Elinda (40) di Desa Sei Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, ditangkap jajaran Ditreskrimsus Mabes Polri di Merangin, Jumat (17/5/2019) karena ciutannya di media sosial. Surya Elinda ditangkap sesuai Laporan polisi No LP/B/0461/V/2019/BARESKRIM, tanggal 13, Mei, 2019, dan Surat perintah penangkapan Nomor SP.kap/114/V/Res.2.1./2019/Dit.Reskrimsus.

Diamankannya Surya Elinda terkait tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik dan atau penyebaran berita bohong (Hoax) yang mencemarkan nama baik pelapor serta instansi Polri khususnya, Baintelkam Polri melalui media sosial (WhatsApp).

Kapolres Merangin melalui Kasat Reskrim Polres Merangin Iptu Khairunas membenarkan hal ini, menurutnya pihaknya hanya membackup proses penangkapannya saja.



"Kita cuma dampingi, usai ditangkap IRT itupun langsung dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut. Soal kenapa IRT tersebut ditangkap, kami tidak bisa jelaskan karena itu wewenang Mabes Polri," jelas Khairunas.

Sementara itu Kepala Desa Sei Ulak Azharuddin yang juga berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengatakan jika dirinya menyayangkan sikap salah seorang warganya yang berani membuat berita bohong (Hoax) di media sosial khususnya WhatsApp.

"Kalau memang benar apa yang dikerjakan oleh warga saya ini biarlah dia yang bertanggung jawab atas perbutannya, dan ini juga merupakan efek jera bagi dirinya, dan bisa jadi contoh untuk warga yang lainnya" ujar Kades Sei Ulak.

Terpisah Faik (18) anak kandung dari Surya Elinda, yang merasa heran dan tidak tahu menahu, apa sebab musabab ibu kandungnya ditangkap polisi. "Saya sama sekali tidak mengerti dimana letak kesalahan ibu saya sehingga dijemput langsung dari Jakarta," ujarnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak