alexametrics

358 Unit Rumah di Kobar Mendapat Bantuan Stimultan Perumahan Swadaya

loading...
358 Unit Rumah di Kobar Mendapat Bantuan Stimultan Perumahan Swadaya
Sebagai komitmen mewujudkan pemukiman yang layak huni dan berkelanjutan, Pemkab Kobar melaksanakan program Program Bantuan Stimultan Perumahan Swadaya (BSPS). Foto iNews TV/Sigit D
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Sebagai komitmen mewujudkan pemukiman yang layak huni dan berkelanjutan, pemerintah melaksanakan program Program Bantuan Stimultan Perumahan Swadaya (BSPS). Sesuai dengan RPJMN 2015-2019, Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia mulai meningkatkan prakarsa masyarakat berpenghasilan rendah dalam pembangunan/peningkatan rumah beserta prasarana, sarana dan utilitas (PSU).

Sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Dinas Perumahan Rakyat menggelar sosialisasi kepada penerima program bantuan. Kegiatan yang digelar pada Rabu (15/5/2019) di Aula Bappeda.

Sejumlah unsur Forkopimda, Camat, dan Kepala Desa/Lurah turut hadir sebagai tamu undangan. Melalui kegiatan ini disampaikan bahwa penerima bantuan di Kotawaringin Barat berjumlah 358 unit rumah dengan rincian 258 unit rumah di Kecamatan Arut Selatan dan 100 unit di Kecamatan Kumai.



Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah menyampaikan, program ini dilaksanakan untuk meningkatkan upaya membangun platform kolaborasi nasional dan daerah dalam upaya pencegahan dan peningkatan kualitas pemukiman.“Diharapkan dengan adanya kolaborasi ini maka akan terjadi keterpaduan antarsektor untuk bersama sama bergerak mencapai sasaran pembangunan perumahan kawasan kabupaten. dengan pemerintah daerah sebagai nahkoda dan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan,” kata Ahmadi.

Dia melanjutkan, untuk melaksanakan kegiatan tersebut pemerintah bekerjasama dengan pemangku kepentingan lainnya unuk membangun perumahan dan pemukiman yang layak huni bersih, sehat dan teratur.

“Masyarakat sebagai pelaku utama , telah memiliki pengalaman cukup dalam terkait pengelolaan program di wilayahnya masing-masing, sehingga hal ini mampu menggerakan pembangunan daerah,” tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak