Tetap Usung Anies di Pilgub Jakarta, PKB: PKS kan Sudah Ketua DPRD, Masak Cawagub Juga
Rabu, 26 Juni 2024 - 17:10 WIB
loading...
Silaturahmi DPW PKB DKI Jakarta dengan Anies Baswedan di Kantor DPW PKB DKI, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (13/6/2024). FOTO/MPI/M REFI SANDI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas menyatakan tetap mendukung Anies Rasyid Baswedan sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jakarta 2024. Sebelumnya PKS juga mencalonkan Anies Baswedan yang dipasangkan dengan kadernya Mohamad Sohibul Iman.
Hasbiallah menghormati keputusan PKS tersebut. Hanya, ia akan mengusulkan figur lain untuk mendampingi Anies di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024, seperti Prasetio Edi Marsudi, Kaesang Pangarep hingga Heru Budi.
"Iya silakan saja PKS usulkan. Itu, hak PKS. Nanti kami akan rembuk bareng. Kami istiqamah usung Anies. Soal cawagub, kami juga akan komunikasi dengan PDIP. Bisa Anies-Prasetio Edi Marsudi, Ketua DPRD DKI Jakarta, Kaesang Pangarep, dan Pj Heru Budi Hartono," kata Hasbi dalam keterangannya dikutip, Rabu (26/6/2024).
Menurutnya, partai politik manapun boleh mendorong kadernya sebagai cagub atau cawagub Jakarta. Namun, dalam koalisi harus ada pembahasan untuk menentukan pendamping Anies. Apalagi, PKS telah mengisi kursi Ketua DPRD DKI Jakarta. "PKS kan sudah Ketua DPRD DKI. Masak mau ambil cawagub juga," ucap Hasbiallah.
Hasbiallah menghormati keputusan PKS tersebut. Hanya, ia akan mengusulkan figur lain untuk mendampingi Anies di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024, seperti Prasetio Edi Marsudi, Kaesang Pangarep hingga Heru Budi.
"Iya silakan saja PKS usulkan. Itu, hak PKS. Nanti kami akan rembuk bareng. Kami istiqamah usung Anies. Soal cawagub, kami juga akan komunikasi dengan PDIP. Bisa Anies-Prasetio Edi Marsudi, Ketua DPRD DKI Jakarta, Kaesang Pangarep, dan Pj Heru Budi Hartono," kata Hasbi dalam keterangannya dikutip, Rabu (26/6/2024).
Menurutnya, partai politik manapun boleh mendorong kadernya sebagai cagub atau cawagub Jakarta. Namun, dalam koalisi harus ada pembahasan untuk menentukan pendamping Anies. Apalagi, PKS telah mengisi kursi Ketua DPRD DKI Jakarta. "PKS kan sudah Ketua DPRD DKI. Masak mau ambil cawagub juga," ucap Hasbiallah.
Lihat Juga :