alexametrics

Buang Limbah Sembarangan, Aktivitas Anak Perusahaan Sinar Mas Distop

loading...
Buang Limbah Sembarangan, Aktivitas Anak Perusahaan Sinar Mas Distop
Perwakilan Pindo Deli 3 saat memberikan penjelasan terkait limbah di Sungai Cikereteg. Foto/Istimewa
A+ A-
KARAWANG - Pemkab Karawang menghentikan aktivitas produksi anak perusahaan PT Sinar Mas, PT Pindo Deli Pulp & Paper mills 3 di Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan. Penghentian ini dilakukan setelah banyak keluhan dari warga sekitar dan juga pemerhati lingkungan karena Pindo Deli 3 membuang limbah cair secara langsung ke Sungai Cibeet. Padahal sebelumnya dari Satgas Citarum sudah bertindak tegas dengan mengecor saluran pembuangan limbah cair Pindo deli 3, namun oleh pihak perusahaan saluran pembuangan limbah dialihkan melalui Sungai Cikereteg.

"Tindakan tegas kami lakukan dengan menghentikan seluruh aktivitas produksi Pindo Deli 3 karena mereka memang belum memiliki izin lingkungan dan surat keputusan kelayakan lingkungan hidup (SKKLH), namun masih tetap operasional. Lalu lagi banyaknya laporan warga sekitar yang terganggu oleh pembuangan limbah cair yang dibuang secara langsung ke Sungai Cikareteg, ini berbahaya," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLKH), Wawan Setiawan, Jumat (10/5/2019).

Menurut Wawan, Pindo Deli dinilai bandel karena sebelum dihentikan aktivitasnya, sudah dapat peringatan dari Satgas Citarum Harum dengan mengecor saluran pembuangan limbah.



Namun bukan memperbaiki pengelolaan limbahnya, perusahaan yang memproduksi kertas ini malah nekat terus membuang limbah dengan membuat saluran limbah yang baru.

"Alasannya saat itu tanggul limbah jebol hingga mengalir ke Sungai Cikereteg dan langsung ke Sungai Cibeet. Padahal itu saluran baru," katanya.

Sementara itu perwakilanPindo Deli 3, Mei Yudi menyampaikan permohonan maaf karena perusahaannya tetap beroperasi karena harus menghidupi ribuan karyawannya. Meski begitu dia mengaku perusahaannya tidak beroperasi sepenuhnya karena sanksi itu. "Memang benar tanggulnya jebol jadi mengalir kemana-mana makanya sekarang sedang kita perbaiki," katanya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak