alexametrics

Gubernur Sebut Pemilu di Kepri Berjalan Aman, Damai dan Jurdil

loading...
Gubernur Sebut Pemilu di Kepri Berjalan Aman, Damai dan Jurdil
Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Provinsi Kepri yang diadakan di Hotel CK Tanjungpinang. Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
TANJUNG PINANG - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun menyebut, Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 Pileg dan Pilpres di Provinsi Kepri berjalan aman, lancar, jujur, adil (Jurdil), transparan dan demokratis.

Hal ini dikatakannya saat menghadiri rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Provinsi Kepri yang diadakan di Hotel CK Tanjungpinang, Kamis (9/5/2019).

"Pada awal tahapan Pemilu berlangsung hingga pencoblosan pada 17 April 2019 Pesta demokrasi kita secara nasional dan khususnya di Kepri berjalan dengan aman, damai, dan tentram," ujarnya.



Nurdin menjelaskan, selain itu Pemilu kali ini penuh dengan silaturahim, kebersamaan ukhuwah Islamiyah. Terlebih dalam bulan suci Ramadhan ini juga sedang berlangsung pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kepri.

"Saudara saudara kita sebagai penyelenggara Pemilu, Pilpres dan Pileg menjalankan tugas sambil menjalankan ibadah puasa dan bukan hanya penyelenggara saja, pihak keamanan TNI-Polri pun demikian," ujarnya.

Menurutnya, melihat pemilu kali ini dapat dikatakan bahwasanya masyarakat Kepri sudah sangat dewasa dalam berpolitik, dan menggunakan hak politiknya. Hal ini terlihat tingginya partisipasi pemilih pada tahun ini dibandingkan dengan Pemilu sebelumnya.

"Kita apresiasi kepada masyarakat yang sudah menggunakan hak pilihnya, sekarang tingkat partisipasi pemilih pemilu kali ini cukup tinggi dan kita tau, apa yang mereka lakukan tidak pada paksaan," ucapnya.

Dalam kesempatan ini dia mengatakan, atas nama Pemerintah Daerah di Kepri dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya penyelenggara Pemilu yang sudah bersungguh-sungguh menjalankan Pemilu tahun ini.

Tak terkecuali dukungan dan antusias dari masyarakat, serta pihak keamanan yakni TNI bersama Polri yang tak kalah pentingnya. "Elemen masyarakat TNI-Polri yang senantiasa memberikan keamanan full, sehingga terjadi suasana yang sangat kondusif di Kepri," ungkapnya.

Pelaksanaan Pemilu hingga sampai tahap rekapitulasi ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Abdul Razak AB. Menurutnya, dalam Pemilu tahun ini LAM menilai sudah cukup baik dan tidak timbul gejolak-gejolak dari masyarakat.
"Selama ini pemilu sudah berjalan dengan jujur, adil, transparan dan demokratis di Kepri menurut pandangan kami," ujarnya
Selain itu dia juga berterimakasih berkat kerja keras yang sudah dilakukan semua petugas yang terlibat di dalamnya. Situasi keamanan di Kepri ini tetap kondusif, karena kerja keras yang sudah dikerjakan oleh TNI-Polri.

"Terima kasih kepada Kapolda Kepri dan jajaran TNI yang sangat serius memperhatikan pengamanan pemilu 2019, baik itu Pilpres dan juga Pileg. Saya atas nama pemuka masyarakat mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sepenuhnya kepada Kapolda beserta seluruh jajaran," tuturnya.

Sementara untuk KPU selaku pelaksana Pemilu, dia juga menilai Pemilu ini telah dijalankan sesuai dengan undang-undang jangan ada penyimpangan yang bisa merugikan salah satu pihak. Juga diharapkan kebesaran hati semua pihak untuk dapat menerima hasil yang diumumkan nantinya.

"Saat ini masyarakat sudah pintar dan bisa menilai jika ada sesuatu yang salah dalam pelaksanaan pemilu, dan penguman pun kita berharap tidak timbul gejolak yang dapat menggu keamanan," tutupnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak