alexametrics

Bawa Dokumen Gerakan Papua Merdeka Merdeka, 6 WNI Diamankan di Batas Negara

loading...
Bawa Dokumen Gerakan Papua Merdeka Merdeka, 6 WNI Diamankan di Batas Negara
Enam warga Indonesia pelintas batas diamankan Satgas Pamtas Republil Indonesia (RI)-Papua Nugini (PNG), Yonif 328/DGH karena membawa dokumen terkait Papua Merdeka. iNewsTV/Edy Siswanto
A+ A-
JAYAPURA - Enam warga Indonesia pelintas batas diamankan Satgas Pamtas Republil Indonesia (RI)-Papua Nugini (PNG), Yonif 328/DGH karena membawa dokumen terkait Papua Merdeka. Keenam orang tersebut diamankan Satgas saat dilakukan pemeriksaan rutin terhadap pengunjung maupun pelintas batas.

“Provost Praka Purnomo yang berjaga melakukan pemeriksaan rutin terhadap enam orang pelintas dari arah Papua Nugini. Saat dilakukan pemeriksaan di dalam tas ditemukan sejumlah dokumen dan buku agenda serta satu buah HT terkait kegiatan dari TRWP,“ kata Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, Rabu (8/5/2019).

Setelah didalami oleh Intel Satgas, diketahui bahwa rombongan enam orang tersebut terbagi menjadi dua kelompok. Yakni kelompok pertama pimpinan ZW (38) dan pimpinan kelompok kedua dipimpin oleh A (48).



“ZW ini mengaku dulu pernah bergabung dengan KNPB selama dua tahun dari tahun 2008-2010. Sedangkan A anggota TRWP yang dituakan untuk membawa rombongan rapat di Kota Yako, PNG,” ungkapnya.

Barang-barang yang dibawa merupakan dokumen-dokumen dan buku agenda yang berisi kegiatan yang baru saja mereka lakukan di wilayah Papua Nugini. “Jadi mereka baru saja selesai melaksanakan upacara serta kongres di wilayah PNG pimpinan Matias Wenda dan kemudian kembali lagi ke Indonesia,” pungkasnya.

Dansatgas pun memberikan pemahaman kepada enam orang simpatisan KSB tersebut bahwa perbuatan yang mereka lakukan adalah salah. “Sudah kami berikan pemahaman bahwa Indonesia sudah merdeka dan Papua merupakan bagian dari Indonesia. Tidak ada dalam negara berdiri sebuah negara,” ucapnya.
(wib)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak