alexametrics

Diduga Depresi, Wanita Mengamuk dan Buka Baju di Depan Rumah Warga

loading...
Diduga Depresi, Wanita Mengamuk dan Buka Baju di Depan Rumah Warga
Diduga alami depresi dan berbicara ngelantur, seorang wanita diamankan warga dan aparat kepolisian Resor Raja Ampat karena membuat kegaduhan di Distrik Waisai Kota, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (01/5). Foto/iNews/Andrew Chan
A+ A-
WAISAI - Diduga alami depresi dan berbicara ngelantur, seorang wanita diamankan warga dan aparat kepolisian Resor Raja Ampat. Wanita tersebut berdiri di depan pintu dan mencoba masuk disalah satu rumah warga yang beralamat di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sapordanco, Distrik Waisai Kota, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (01/5/2019).

Kejadian ini sempat menyita perhatian warga yang melintas dengan kendaraan sepanjang jalan tersebut. Bagaimana tidak, wanita yang diduga depresi beberapa kali membuka Baju dan ingin membuka celananya, tetapi dirinya dicegat warga dan anggota polwan.

Pengamanan yang dilakukan warga, anggota TNI berpakaian sipil, dan Kepolisian dari Satuan Polisi Wanita (Polwan) dan beberapa wartawan mencoba mengamankan wanita sesuai KTP yang ditemukan disakunya bernama Aulia DG. Matarang (38), Warga Manado, Sulawesi Utara, Jalan Yos Sudarso Lingkungan VII, Kelurahan Kairagi Weru, Kecamatan Tikala.



Kurang lebih tiga jam waktu untuk mengamankan wanita tersebut. Dua anggota Polwan dan seorang anggota TNI berpakaian sipil terlihat beberapa kali melakukan pendekatan agar wanita tersebut tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan dan membahayakan warga lainnya.

Usaha untuk mengamankan wanita tersebut pun berhasil setelah seorang pendeta mendatangi rumah tempat wanita depresi tersebut berada. Setelah 30 menit, akhirnya wanita tersebut di bawa dengan bus milik Polres Raja Ampat ke rumah Pendeta untuk diamankan sementara.

Dari informasi yang didapatkan, sebelum sampai ke rumah warga, Wanita yang diduga mengalami depresi tersebut sebenarnya sudah diamankan pihak kepolisian, tetapi entah kenapa dirinya naik ke salah satu Bus milik Polisi dari Polres ke Kantor KPU. Bahkan, wanita ini sempat ingin memukul Driver Bus yang adalah anggota Kepolisian.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, anggota tersebut mencoba memanggil rekan-rekan anggota Polwan lainnya untuk mengamankan wanita yang diduga depresi tersebut.

Wanita tersebut sebelumnya berangkat dari pelabuhan Feri Kota Sorong menuju Waisai dengan menggunakan kapal cepat. Namun, belum diketahui tujuan wanita tersebut ke Waisai.

Setelah di Waisai, Wanita tersebut sempat ke Polres Raja Ampat untuk melaporkan sesuatu masalah namun karena aparat Kepolisian melihat gelagat Wanita itu dalam kondisi depresi, wanita tersebut kemudian di antar ke kota Waisai sesuai permintaannya.

"Pihak Kepolisian sudah sempat hubungi keluarga lewat nomor HP miliknya tetapi keluarganya di Manado Sulut, belum ada tanggapan." Ungkap salah seorang Polwan yang enggan namanya diberitakan.

Sementara, wanita tersebut sudah diamankan dan bisa diajak jalan bersama seorang Pendeta dan rekannya menggunakan Bus milik Polisi untuk diamankan. Warga dan kepolisian setempat berharap keluarganya datang bisa membawanya pulang kembali.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak