alexametrics

Kota Gorontalo Raih Dua Penghargaan di Ajang Top BUMD 2019

loading...
Kota Gorontalo Raih Dua Penghargaan di Ajang Top BUMD 2019
Wali Kota Gorontalo Marten Taha, ketika menerima piala penghargaan pada kegiatan Tom BUMD tahun 2019.
A+ A-
JAKARTA - Kota Gorontalo berhasil meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang Top Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tahun 2019 digelar di Sultan Hotel Senin (29/04/2019).

Di antaranya Top PDAM 2019 sebagai Kota dengan pelanggaran mencapai 30 ribu, yang diterima oleh Wali Kota Gorontalo Marten Taha. Kemudian Top CEO BUMD tahu 2019, diterima langsung Direktur PDAM Kota Gorontalo Isman Darise.

Kata Wali Kota, prestasi yang diraih oleh PDAM Kota Gorontalo ditingkat Nasional ini, merupakan wujud kinerja terbaik PDAM selama ini, khususnya dalam memberikan pelayanan prima pada masyarakat Kota Gorontalo.



"Melayani 30 ribu pelanggaan di seluruh Kota Gorontalo, memang tidak mudah. Namun kita patut mengapresiasi terhadap kinerja PDAM Kota Gorontalo, dalam memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat, baik itu pelanggan maupun non pelanggan PDAM," ujar Wali Kota.

Berbicara soal pelanggan, tentu tidak terlepas dari pelayanan prima dan tanpa pamrih. Pelayanan yang disajikan PDAM Kota Gorontalo setiap tahun terus mengalami peningkatan, dan berinovasi. Contoh program inovasi yang berkaitan dengan pelayanan terhadap pelanggan, yakni pembayaran iuran PDAM yang melalui sistem online.

"Jadi di PDAM Kota Gorontalo, pelanggan tidak lagi disibukkan dengan pembayaran iuran PDAM yang manual, tetapih sudah canggih. Hanya bisa melalui online, sudah bisa membayar iuran PDAM. Program inovasi ini, merupakan hasil kerjasama antara PDAM Kota Gorontalo dengan Bank Sulut-Go," terang Wali Kota.

Tidak hanya itu tambah Wali Kota, dalam meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Gorontalo, Pemerintah Kota Gorontalo terus melalukan peningkatan kapasitas pengelolaan air bersih di beberapa wilayah.

Kata Wali Kota, ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Gorontalo. Saat ini, Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Kota Gorontalo telah tersebar jaringannya di beberapa wilayah di Gorontalo.

Salah satunya Instalasi di Kecamatan Sipatana, yang memiliki kapasitas suplai air 70 Liter per detik melayani Kecamatan Sipatana, Kota Utara dan sebagian Kota Timur.

Selain itu, PDAM juga membangun bak penampungan air dengan kapasitas 36 kubik di Kelurahan Tanjung Kramat, yang sistem pengalirannya untuk dua wilayah. "Air yang ditampung pada bak penampungan, akan di distribusikan ke masyarakat menggunakan pompa," tutup Wali Kota.
(akn)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak