alexametrics

Hujan Deras 2 Hari, Kota Sorong Papua Barat Dikepung Banjir

loading...
Hujan Deras 2 Hari, Kota Sorong Papua Barat Dikepung Banjir
Hujan deras dengan intensitas yang tinggi yang melanda Kota Sorong sejak Sejak Sabtu pekan kemarin. Akibatnya sejumlah ruas jalan dan rumah warga terendam banjir, Senin (29/04/2019). iNews TV/Chanry AS
A+ A-
SORONG - Hujan deras dengan intensitas yang tinggi yang melanda Kota Sorong sejak Sejak Sabtu pekan kemarin. Akibatnya sejumlah ruas jalan dan rumah warga terendam banjir, Senin (29/04/2019). Dari pantauan, banjir yang menggenangi beberapa ruas jalan protokol dan jalan-jalan di perumahan warga diantaranya Kampung Bugis, Jalan Sungai Maruni KM 10 Masuk, dan Jalan Basuki Rahmat KM 9 Melati Raya belum juga surut.

Terlihat beberapa kendaraan roda dua dan roda empat mogok karena nekat melewati genangan banjir yang tingginya mencapai lutut.

Salah satu warga Jalan F Kalagison KM 10 Masuk, Andi (24) menuturkan, banjir kali ini merupakan banjir terparah.



“Ini banjir yang paling parah, karena sudah sudah tiga hari banjir disini. Rumah saya juga kena banjir,”ujar Andi.

Ia juga mengatakan, sampai saat ini sejak rumahnya terkena banjir, dirinya masih mengungsikan barang-barang miliknya ke tempat yang lebih tinggi agar tidak rusak tergenang banjir.

Sementara itu, Mohammad (45) warga KM 10 yang rumahnya juga ikut terendam meminta agar lurah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk bisa mengatasi banjir.

“Perlu adanya dari pemerintah daerah dalam hal ini lurah untuk melakukan kordinasi dengan instansi terkait di Pemda, agar mengatasi bagaimana supaya tidakk selalu terjadi banjir saat hujan deras,”pungkasnya.

Kesadaran warga terkait sampah dan adanya dugaan galian C Ilegal di kota Sorong menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir, selain itu, sejumlah lokasi serapan air yang telah dibangun sejak zaman Belanda dulu, kini diatasnya malah berdiri perumahan warga dan ruko-ruko.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak