alexametrics

Partisipasi Pemilih PSU di Tanjungpinang Menurun Drastis

loading...
Partisipasi Pemilih PSU di Tanjungpinang Menurun Drastis
Penghitungan suara pemilihan presiden dan wakil presiden di TPS melaksanakan PSU. Foto Koran SINDO/Muhammad Bunga Ashab
A+ A-
TANJUNGPINANG - Jumlah partisipasi pemilih di 5 tempat pemungutan suara (TPS) dalam pemungutan suara ulang (PSU) di Tanjungpinang, Kepulauan Riau berkurang drastis. Sebab, rata-rata jumlah pemilih di setiap TPS mengalami penurunan antara 30-50 % dibandingkan dengan jumlah pemilih saat 17 April lalu.

Dari data yang dihimpun di masing-masing empat TPS di Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Bukit Bestari, yakni untuk TPS 14 jumlah daftar pemilih tetap 264 orang yang memilih saat PSU hanya 131 orang sedangkan pada pemilu serentak 203 orang.

TPS 17 dengan DPT 218 orang pada PSU gunakan hak pilih 129 orang sedangkan pemilu serentak 184 orang. Kemudian, TPS 31 dengan DPT 252 orang PSU yang memilih 131 orang, sementara pemilu serentak 205 orang dan TPS 32 dengan DPT 253 orang mengunakan hak pilih saat PSU 65 orang sedangkan pemilu serentak 126 orang.



Begitu juga dengan TPS 14 Kelurahan Pinang Kencana, Tanjungpinang Timur dengan jumlah DPT 268 yang menggunakan hak pilih saat PSU 237 orang sedangkan pemilu serentak 256 suara.

Ketua KPPS TPS 32 Tanjungpinang Ayun Sakti Romy mengatakan, jumlah partisipasi pemilih saat PSU menurun drastis dari pemilu serentak 17 April lalu. Dia menyampaikan untuk perolehan suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Jokowi-Ma'ruf sebanyak 25 suara dan nomor urut 2, Prabowo-Sandi 39 suara, suara tidak sah satu suara.

"PSU ini jumlah pemilih berkurang, lebih separuh dari yang memilih pada pemilu serentak kemarin," ujar Romy.

Jumlah partisipasi pemilih yang berkurang juga disampaikan oleh Dwi anggota KPPS TPS 14 Tanjungpinang Ayun Sakti. Dia menyampaikan, total pemilih saat PSU sebanyak 131 suara, sedangkan pemilu serentak lalu sebanyak 203 orang.

Adapun perolehan suara pemilihan presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Jokowi-Ma'ruf sebanyak 56 suara dan nomor urut 2, Prabowo-Sandi 73 suara, serta suara tidak sah dua suara.

"Pemilihnya jauh berkurang, hampir 40 % dari pemilu serentak lalu. Untuk PSU ini Prabowo-Sandi yang unggul," ujar Dwi.

Ketua Bawaslu Tanjungpinang Muhamad Zaini mengatakan, selama PSU berjalan hasil pemantauan berjalan aman dan lancar. Dia mengakui jumlah pemilih berkurang drastis di lima TPS yang melaksanakan PSU.

Menurut dia, partisipasi pemilih menurun partisipasi pemilih disebabkan faktor kegiatan warga itu sendiri. Sementara setelah dicek di lapangan bahwa KPPS telah menyebar undang pemilihan kepada masyarakat.

"Memang PSU di Tanjung Ayun Sakti partisipasi pemilih berkurang, kemungkinan banyak faktor penyebabnya. Secara umum proses PSU berjalan aman dan lancar," tandas Zaini.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak