alexametrics

Sempat Dirawat, Petugas TPS di Tanjungpinang Meninggal Dunia

loading...
Sempat Dirawat, Petugas TPS di Tanjungpinang Meninggal Dunia
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi bersaam Komisioner KPU Tanjungpinang saat melayat di rumah duka. Foto/Muhammad Bunga Ashab
A+ A-
TANJUNGPINANG - Idrus Murdi (60), petugas perlindungan masyarakat (Linmas) tempat pemungutan suara (TPS) 41 Kelurahan Sungai Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang, Jumat (26/4/2019) malam. Idrus meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit karena kelelahan menjaga TPS pada 17 April lalu.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang Aswin Nasution bersama Komisioner KPU Tanjungpinang Yusuf Mahidin, Andri Yudi dan Muhammad Hafidz Diwa Prayoga telah melayat ke rumah duka di Jalan Kuantan, Gang Makmur, Nomor 1, RT01/RW09, GanKelurahan Sungai Jang, Bukit Bestari. Tidak hanya itu, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi turut berbelasungkawa dan langsung melayat ke rumah duka. (Baca Juga: 225 Jiwa Meninggal, KPU Evaluasi dan Kaji Ulang Honor Petugas KPPS)

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 41, Baharudin mengatakan, sebelum menghembuskan napas terakhirnya almarhum dirawat beberapa hari di RSUD Tanjungpinang sejak Selasa (23/4/2019). Dia menuturkan, almarhum kelelahan setelah menjaga kotak suara di TPS. Dia menuturkan, setelah pengambilan sumpah sekira dua jam kemudian korban tumbang di ruko Toko Ceria tak jauh dari TPS.



"Saat pengambilan kotak suara masih sehat. Kondisi mulai lemah setelah sumpah kerja diambil tiba-tiba kondisi menurun lalu terkapar di ruko," kata Baharudin di rumah duka.

Setelah sempat dirawat di rumah sakit, kata Baharudin, kondisinya mulai membaik. Namun, tiga hari lalu almarhum kembali dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya menurun. Dia menyampaikan, korban selama ini memang mengalami riwayat penyakit gula darah.

"Tiga hari ini terakhir almarhum dirawat intensif, tapi habis magrib tadi sudah meninggal dunia," kata dia.

Aswin menyatakan KPU sangat berduka atas meninggalnya linmas Tanjungpinang. Dia menuturkan, pihaknya telah melaporkan kepada KPU RI atas meninggal korban. Dia berharap setelah diberitahukan kepada KPU RI, keluarga yang ditinggal mendapat perhatian.

"Mudah-mudahan ada semacam perhatian (santunan) dari KPU RI, secara resmi aturan memang belum ada, tapi KPU telah berupaya berkoordinasi kepada Kementerian Keungan agar petugas yang meninggal dunia diberikan santunan," ujar Aswin.

Selain petugas linmas yang meninggal dunia, kata Aswin, di Tanjungpinang masih ada dua lagi petugas yang dirawat karena kelelahan bertugas. Adapun yang dirawat itu adalah Marapahu Ketua KPPS TPS 17 Kampung Bulang, Tanjungpinang Timur dirawat di RSUD Raja Ahmad Thabib dan Said Kadmar Al Idris Panitia Pemungutan Suara (PPS) Batu IX Tanjungpinang Timur.

"(Marapahu) sedang dirawar di rumah sakit dan Said sedang dirawat jalan," kata Aswin.

Di tempat sama, Ucok menyampaikan jajaran Polres Tanjungpinang menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya mitra kerja pengamanan Pemilu 2019. Dia berharap keluarga yang ditinggal tabah dengan musibah terjadi. Dia menyampaikan jasa-jasa yang telah diperbuat almarhum menjaga Pemilu 2019.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak