alexametrics

Ketua Bawaslu Raja Ampat Ambruk Saat Beri Penjelasan Rekapitulasi

loading...
Ketua Bawaslu Raja Ampat Ambruk Saat Beri Penjelasan Rekapitulasi
Ketua Bawaslu Kabupaten Raja Ampat, Markus Rumsowek tiba-tiba ambruk saat memberi penjelasan rekapitulasi PPK Kota Waisai Raja Ampat, Papua Barat, Jumat (25/4/2019) tadi malam. Foto/Chanry AS
A+ A-
WAISAI - Diduga akibat kelelahan, Ketua Bawaslu Kabupaten Raja Ampat, Markus Rumsowek tiba-tiba ambruk saat memberi penjelasan rekapitulasi PPK Kota Waisai di Gedung Wanita, Kota Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, Jumat (25/4/2019) tadi malam.

Kejadian ini terjadi saat pleno rekapitulasi PPK tingkat kecamatan (Distrik) Waisai kota. Ketua Bawaslu Raja Ampat hadir memberikan penjelasan kepada para saksi dan pengurus parpol yang protes. (Baca Juga: Bawaslu Raja Ampat Masih Periksa 2 Pelaku Pencoblosan Double)

Para saksi parpol dan pengurus parpol meminta proses rekapitulasi suara tingkat distrik kota Waisai dihentikan. Mereka meminta Bawaslu segera menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran dan kecurangan yang terjadi pada Pemilu 17 April 2019 lalu.



Perdebatan sengit dan interupsi tak terhindarkan saat Markus memberikan penjelasan. Ketua Bawaslu Raja Ampat Markus Rumsowek yang hadir dalam acara itu langsung memberikan sejumlah penjelasan dan tiba-tiba Markus Ambruk.

Beruntung, sejumlah petugas kepolisian dan TNI serta pihak Bawaslu dan KPU yang berada di dalam ruangan memberi pertolongan kepada korban.
Usai dirawat sekitar 15 menit di dalam ruangan pleno rekapitulasi, Markus langsung di bawa ke RSUD Waisai, Raja Ampat untuk dirawat.

"Beliau diduga kelelahan karena sejak pemilu kemarin beliau jarang tidur. Kami terus mengawasi pelaksanaan pemilu, mudah-mudahan beliau segera sembuh,” ungkap salah seorang komisioner Bawaslu.

Pascakejadian, rekapitulasi pleno tingkat kecamatan Waisai kota, Kabupaten Raja terpaksa ditunda hingga Sabtu(26/4/2019) pukul 09.00 WIT pagi.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak