alexametrics

Pemakaman Pahlawan Demokrasi Tanpa Dihadiri Peserta Demokrasi

loading...
Pemakaman Pahlawan Demokrasi Tanpa Dihadiri Peserta Demokrasi
Ratusan warga ikut menghadiri pemakaman Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anumerta, Partahian Dalimunthe, salah seorang personel Polres Kota Padangsidimpuan, Sumut, yang meninggal saat menjalankan tugas mengawasi perhitungan suara. iNews TV/Zia
A+ A-
PADANGSIDIMPUAN - Ratusan warga ikut menghadiri pemakaman Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anumerta, Partahian Dalimunthe, salah seorang personel Polres Kota Padangsidimpuan, Sumut, yang meninggal saat menjalankan tugas mengawasi perhitungan suara di Kecamatan Hutaimbaru, Kamis (25/04/2019).

Sayangnya, tak satu pun calon anggota legislatif baik tingkat 1, 2 dan DPR RI menghadirinya. Bahkan, dari ratusan karangan bunga yang terpajang, tidak satu pun ada dari calon anggota legislatif, terutama dari daerah pemilihan yang diawasinya. Hanya Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, Arwin Siregar yang terlihat di lokasi rumah duka.

Isak tangis keluarga seperti istri dan tiga orang anaknya tidak bisa terbendung, ketika jenazah Partahian ditandu keluar rumah. Banyak masyarakat, terutama kalangan terdekatnya merasa tidak percaya bahwa, laki-laki yang selama ini dikenal ramah itu sudah "berpulang". Semua yang menghadiri prosesi pemakaman terlihat diam ketika jenazah almarhum dimasukkan ke dalam kubur.



Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya mengatakan, atas nama kepolisian Polres Kota Padangsidimpuan, mengucapkan duka yang mendalam atas kepergian Partahian Dalimunthe. "Dia meninggal dunia saat menjalankan tugasnya sebagai seorang polisi yang saat itu ditugaskan mengawal dan menjaga penghitungan suara ditingkat kecamatan," ujarnya.

Menurutnya, jasa-jasa Partahian tidak akan terlupakan bagi demokrasi yang ada di Indonesia. "Dia merupakan pahlawan demokrasi, tapi sayangnya, tak ada satu orangpun peserta demokrasi (caleg) yang datang menghadiri profesi pemakaman," tuturnya.

Dimana letak hati dan perasaan sebagai calon wakil rakyat, karena kepergian Partahian demi mengawal suara para caleg caleg itu. Meninggalnya Partahian juga sebagai bukti bahwa, pihak kepolisian netral dalam mengawasi pemilu.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak