alexametrics

Jembatan di Bengkulu Utara ini Nyaris Menelan Korban

loading...
Jembatan di Bengkulu Utara ini Nyaris Menelan Korban
Kondisi jembatan Desa Tanjung Aur Kecamatan Air Padang Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Foto/Ismail Yogo Trianto
A+ A-
BENGKULU UTARA - Jembatan penghubung yang berada Desa Tanjung Aur I Kecamatan Air Padang Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, nyaris menelan korban dari siswa-siswi sekolah dasar Desa setempat, Rabu (24/4/2019).

"Adik saya saat berangkat sekolah nyaris jatuh ke sungai. Jembatan ini satu-satunya akses pelajar menuju ke sekolah. Saat ini harus mutar tiga kali lipat jauhnya," ungkap Sony, warga setempat. (Baca Juga: Puluhan Tahun Warga Salule'bo' Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Deras)

Selain satu-satunya akses terdekat pelajar menuju sekolah dan akses warga dalam mengeluarkan hasil bumi, jembatan sepanjang 25 meter ini merupakan jalan tercepat menuju ibukota kabupaten.

Dia berharap pihak terkait segera turun tangan membenahi jembatan yang telah ada sejak 1994 silam ini."Kerusakan sejak 2018, perehapan sekitar tahun 2016. Informasi masyarakat, kayu yang dipakai tidak sesuai spesifikasi makanya sudah rapuh," jelasnya.



Camat Air Padang Ali Amran mengatakan, meski pihaknya telah menyampaikan kondisi jembatan kepada Dinas terkait, namun belum ada penanganan serius atas perehapan jembatan penghubung dua desa tersebut.

"Airnya deras, kalo putus akan sangat membahayakan warga, terlebih pelajar. Jangan sampai menunggu ada korban baru dibangun lagi," sampai Ali.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak