alexametrics

PAN Dukung Langkah Pelaporan Dugaan Penggelembungan Suara di Surabaya

loading...
PAN Dukung Langkah Pelaporan Dugaan Penggelembungan Suara di Surabaya
DPD PAN Kota Surabaya mendukung langkah lima parpol yang melaporkan dugaan penggelembungan suara di Surabaya. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
SURABAYA - DPD PAN Kota Surabaya mendukung langkah lima parpol yang melaporkan dugaan penggelembungan suara di Surabaya. Dari lima parpol yang melaporkan dugaan penggelembungan suara ini, diduga yang paling banyak dirugikan adalah PKB kemudian Hanura dan Partai Gerindra

"Sebagai pelaku demokrasi, kami mendukung langkah-langkah itu. Nah, DPD PAN melakukan supporting segala yang dibutuhkan oleh partai-partai tersebut," kata Ketua DPD PAN Surabaya Hafid Suaidi, Rabu (24/4/2019).

Hafid mengatakan, dugaan penggelembungan suara ini secara politik sangat ada kaitannya dengan sejumlah event-event politik ke depan. Karena, penentuan jumlah kursi di legislatif akan berpengaruh kepada bisa atau tidaknya dalam mengusung calon kepala daerah.



"Secara politik memang sangat ada (tujuan mengusung kepala daerah). Untuk agenda besarnya itu. Tapi pada intinya PAN mensupproting langkah teman teman tersebut," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar meminta seluruh kadernya untuk menjaga suara. Pernyataan itu dilontarkan Imin melalui akun twitternya @CakImiNOW menyikapi pemberitaan tentang dugaan pencurian suara PKB di sejumlah daerah di Probolinggo, Jatim. "Para kader! Kejar suara PKB ! Jangan biarkan maling jadi rampok di siang bolong," tulis Cak Imin.

Diketahui, sejumlah parpol melayangkan tuntutan ke Bawaslu Kota Surabaya untuk dilakukan penghitungan suara ulang. Enam partai tersebut yakni PKB, Gerindra, Hanura, PAN, PKS dan perwakilan caleg Golkar Abraham Sridjaja. Hari ini adalah terakhir batas laporan dari Parpol-parpol tersebut untuk melengkapi berkas laporan dugaan penggelembungan suara yang diduga dilakukan oleh PDIP.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak