alexametrics

Kawal Kotak Suara, Aparat Jalan Kaki 2 Hari Lewati Hutan

loading...
Kawal Kotak Suara, Aparat Jalan Kaki 2 Hari Lewati Hutan
Tampak aparat saat mengawal kotak suara bersama PPL, Panwas yang rela menempuh perjalan dua setengah hari melewati hutan. (ist)
A+ A-
KAPUAS HULU - Berbagai kisah heroik aparat dalam mengawal pesta demokrasi ramai diperbincangkan di negeri ini. Salah satunya yang dilakukan oleh dua personel Koramil 1206/Puttusibai yakni Serda Tatang dan Pratu Taufik bersama Polisi, Wartawan, PPL dan Panwas.

Dimana dalam melakukan pengawalan kotak surat suara pemilu, kedua personel TNI itu harus berjalan kaki selama dua setengah hari dari PPS Dusun Belatung, Desa Kareho ke PPK Kecamatan Putussibau.

"Babinsa dengan yang lain, sebelumnya harus berjuang keras untuk bisa sampai di PPK Putussibau. Perjalanan dari Dusun Belatung dan Desa Kareho menuju Kecamatan Putussibau menggunakan jalan darat berupa perbukitan yang terjal dan jalur air yang banyak riam. Untuk menaiki riam, perahu harus ditarik. Kemudian tidak ada sinyal HP dan internet. Perjalanan diperlukan waktu kurang lebih dua setengah hari," Komandan Kodim 1206/ Puttusibau Letnan Kolonel Inf. Basyaruddin dalam keterangan tertulisnya.



Dikatakan, dalam perjalanan pengembalian kotak suara para personel TNI-POLRI beserta Wartawan, PPL dan Panwas kadang harus beristirahat di tengah hutan dengan mendirikan tenda hanya dengan beralaskan terpal, karena kelelahan saat menempuh perjalanan.

"Alhamdulilah selama perjalanan dari Dusun Belatung dan Desa Kareho menuju Kecamatan Putussibau kotak suara tersebut dalam keadaan aman dan lengkap," ujar Basyaruddin.

"Kita ucapkan terimakasih kepada Babinsa dan semua pihak yang telah membantu menjaga serta mengamankan proses pengembalian kotak suara dari PPS ke PPK Kecamatan Putussibau dengan hati-hati dan waspada serta melakukan tugas dengan baik," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak