alexametrics

Kategori Daerah Rawan, Bupati Puncak Apresiasi Pemilu Berjalan Aman

loading...
Kategori Daerah Rawan, Bupati Puncak Apresiasi Pemilu Berjalan Aman
Bupati Puncak Papua Willem Wandik saat melakukan pencoblosan dengan sistem noken. Foto: Ist
A+ A-
PAPUA - Pemilu presiden dan wakil presiden serta pemilu legislatif digelar di Indonesia secara serentak Rabu, 17 April 2019, termasuk di Provinsi Papua. Meski tergolong rawan, namun pelaksanaan pemilu di daerah ini berjalan aman dan lancar, khususnya di wilayah Kabupaten Puncak.

Bupati Puncak, Willem Wandik mengapresiasi pelaksanaan pilpres dan pileg di wilayahnya yang secara umum berjalan aman dan damai. Tidak ada keributan atau kericuhan di daerah yang dikategorikan rawan tersebut.

"Pelaksanaan pilpres dan pileg di Kabupaten Puncak berjalan aman damai. Amanah KPU pelaksanaan dengan sistem noken," ujar Willem Wandik yang juga Ketua DPD PDIP Papua, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/4/2019).



Memang ada yang berbeda dalam Pemilu di Papua, dimana sebagian besar wilayah Papua menggunakan sistem noken dalam pencoblosan, termasuk Kabupaten Puncak Papua.

Di Kabupaten Puncak, capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin dinyatakan unggul telak dengan mendapat dukungan suara hingga 100 persen dari 25 distrik. "100 persen suara dari 25 distrik atau 158.340 suara di Kabupaten Puncak untuk capres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin," katanya.

Ia menjelaskan, sistem noken tersebut adalah kesepakatan bersama masyarakat dengan kepala suku serta mendapatkan pengawalan ketat TNI dan Polri.

Sebanyak 12 kabupaten di Papua dalam pemilu 17 April 2019 juga menggunakan sistem noken, yaitu Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Nduga, Mamberamo Tengah, Puncak, Puncak Jaya, Paniai, Deiyai, Dogiai, Yahukimo, dan Kabupaten Intan Jaya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak