alexametrics

Hitung Cepat The Haluoleo Institute, Suara Prabowo-Sandi di Sultra 60,11%

loading...
Hitung Cepat The Haluoleo Institute, Suara Prabowo-Sandi di Sultra 60,11%
Hitung cepat atau quick count hasil pemilu 2019, wilayah Sulawesi Tenggara yang digelar The Haluoleo Institute, menempatkan pasangan presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Salahudin Uno, sebagai pemilik suara terbanyak. Foto iNews TV/Rahm
A+ A-
KENDARI - Hitung cepat atau quick count hasil pemilihan umum (pemilu) 2019, wilayah Sulawesi Tenggara yang digelar The Haluoleo Institute, menempatkan pasangan presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Salahudin Uno, sebagai pemilik suara terbanyak.

Data The Haluoleo Institute dengan sample 471 tempat pemungutan suara (TPS), capres cawapres nomor urut 02 memperoleh suara sebanyak 60,11 persen. Sementara, pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin memperoleh persentase suara 39,89 persen suara.

Sementara itu, lima partai yang memperoleh suara terbanyak adalah Partai Golkar (16,4 %), partai Demokrat (14,5%), Pdip (13,6), Gerindra (11,2%) dan Nasdem (7,4 %).



"Dari jumlah pemilih 1.723.539 dan jumlah TPS 7.815, pihaknya mengambil sample 471 TPS, tersebar secara proporsional dan dipilih secata acak di seluruh kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tenggara," kata Direktur The Haluoleo Institute, Naslim Sarlinto Alimin, di salah satu hotel Kendari, Kamis malam (18/04/2019).

Menyikapi hal tersebut, Ketua PDIP Sulawesi Tenggara, Hugua mengatakan, sangat mengapresiasi kerja-kerja The Haluoleo Institute.

"Saya sangat mengapresiasi hasil kerja pihak The Haluoleo Institute. Apa lagi saya menempati posisi ketiga dengan perolehan suara 44,8 persen," paparnya.

Di tempat berbeda, Ketua Tim pemenangan Nirna Lachmudin, calon DPR RI Dapil Sultra, H Ishak Ismail juga mengklaim pihaknya memiliki suara terbanyak di 14 kabupaten/kota yang ada di Sultra.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak