alexametrics

Pascapenyerangan Pos TNI AL, 13 TPS Aktif Kembali di Lhokseumawe Aceh

loading...
Pascapenyerangan Pos TNI AL, 13 TPS Aktif Kembali di Lhokseumawe Aceh
Danlanal Lhokseumawe Kol Laut (P) M Sjamsul Rizal, menjelaskan tentang kondisi Pos TNI AL Pusong yang diserang warga akibat kesalahpahaman, kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S. Djambak, Kamis (18/4/2019). (Foto Antara/ Mukhlis).
A+ A-
LHOKSEUMAWE - Pascaletusan senjata api dan pengepungan Pos TNI Angkatan Laut oleh massa, tempat pemungutan suara (TPS) diaktifkan kembali di Kawasan Tempat Pelelangan Ikan Pusong, Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, Kamis (18/4/2019). Sebelumnya aktivitas penghitungan berhenti total di 13 lokasi TPS tadi malam dimana penyelenggara dan warga berhamburan meninggalkan lokasi TPS tersebut. (Baca: Pos TNI AL di Lhokseumawe Aceh Diserang Warga)

Meskipun trauma dan ketakutan akibat insiden letusan senjata api dan pengepungan Pos Tni Angkatan Laut oleh massa yang berdampingan dengan Tempat Pemungutan Suara, penyelenggara pemilu tetap melakukan penghitungan suara.

Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Jambak bersama Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Infanteri Agung Sukoco meninjau langsung Markas Pos TNI Angkatan Laut pasca penyerangan massa dan tempat pemungutan suara (TPS) yang sempat terhenti.

Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Jambak menjelaskan, aksi penyerangan serta kerusuhan disebabkan kesalahpahaman antara petugas dan masyarakat telah diselesaikan secara musyawarah tidak ada masalah khusus di Aceh terkait proses pelaksanaan tahapan pemilu.



Komisioner KIP Kota Lhokseumawe Mulyadi Rusman menjelaskan, kerusuhan antara masyarakat dan petugas aparat TNI tidak ada kaiitannya dengan tahapan pemilu. “Proses penghitungan suara dilaksanakan kembali sejak pukul 10.00 WIB. Penyelenggara tetap mengamankan logistik dan menyelematkan diri saat kerusuhan logistik pemilu tetap utuh di 13 TPS tersebut,” kata dia.

Aksi kerusuhan diduga berawal aksi oknum aparat petugas TNI Angkatan Laut yang memukul anak di bawah umur hingga memancing amukan ratusan massa mengepung dan melempar Pos TNI Angkatan Laut.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak