alexametrics

Sebelum Kotak dan Surat Suara Dibakar, Listrik Sempat Dipadamkan

loading...
Sebelum Kotak dan Surat Suara Dibakar, Listrik Sempat Dipadamkan
Sebelum penganiayaan salah satu anggota Panwascam, massa telah membakar kotak dan surat suara di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung kota Sungai Penuh, Jambi, Kamis (18/4/2019) pukul 01.00 WIB. iNewsTV/Nanang Fahrurozi
A+ A-
SUNGAI PENUH - Sebelum penganiayaan salah satu anggota Panwascam, massa telah membakar kotak dan surat suara di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung kota Sungai Penuh, Jambi, Kamis (18/4/2019) pukul 01.00 WIB.

Anggota PPK Tanah Kampung, Rudi Hartono, saat dikonfirmasi mengakui adanya pembakaran kotak suara di Desa Koto Padang tersebut. “Benar, kami mendapat laporan sekitar pukul 4.30 WIB subuh tadi. Katanya kotak suara sudah dibakar oleh orang tak dikenal (OTK),” katanya.

Sampai saat ini dia mengaku belum mendapat laporan rinci berapa jumlah kotak suara yang dibakar tersebut. “Belum ada kepastian soal jumlah yang dibakar,”jelasnya.



Rudi menambahkan, sekitar pukul 1.00 Wib dini hari, PPK masih berkoordinasi dengan petugas PPS. Saat itu, sedang dilakukan salinan C1. Namun sekitar pukul 4.30 WIB ada laporan terjadi kerusuhan di TPS. “Paginya kami mendapat info dari kepolisian yang datang ke lokasi kejadian, bahwa kotak suara telah dibakar,” tuturnya.

Di Koto Padang sendiri jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) ada sebanyak lima lokasi. “Jumlah DPT sekitar 1.000 lebih. Kita tidak tahu apa semua kotak dibakar atau hanya sebagian,”bebernya.

Informasi yang didapat, sebelum kerusuhan terjadi listrik di TPS sempat padam diduga sengaja dipadamkan orang tak dikenal (OTK), Setelah itu ada beberapa OTK masuk ke TPS sehingga petugas KPPS ketakutan.

“Memang sempat ribut-ribut, setelah itu paginya diketahui kotak suara sudah dibakar,” terang sumber yang enggan disebut namanya. (Baca juga; Anggota Panwas Dikeroyok Massa, Kotak dan Surat Suara Dibakar)
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak