alexametrics

5.088 Saksi PKS Diminta All Out Kawal Penghitungan Suara

loading...
5.088 Saksi PKS Diminta All Out Kawal Penghitungan Suara
Ketua DPD PKS KBB, Rismanto saat mencoblos di TPS 06, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang. Dia menyebutkan ada 5.088 saksi PKS di KBB untuk mengawal hasil penghitungan suara. SINDOnews/Adi Haryanto B
A+ A-
BANDUNG BARAT - 5.088 saksi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung Barat (KBB) diinstruksikan tidak meninggalkan tempat pemungutan suara (TPS) sebelum selesai. Mereka harus mengawasi setiap TPS agar jangan sampai ada suara yang hilang atau beralih ke partai lain yang akan merugikan suara partai dan caleg dari PKS.

"Seluruh saksi PKS kami siapkan di TPS dan mereka harus stanby dari pagi hingga perhitungan selesai, meskipun sampai malam. Kami siapkan makan dan juga logistik lainnya kepada mereka," kata Ketua DPD PKS KBB, Rismanto saat ditemui di Lembang, Rabu (17/4/2019).

Menurut dia saksi yang disiapkan oleh pihaknya sesuai dengan jumlah TPS di KBB yakni sebanyak 5.088. Satu TPS dikawal oleh satu orang saksi, sehingga 100% saksi dari PKS terpenuhi. Mereka berasal dari struktur partai, kader, relawan, simpatisan, dan timses calon di dapilnya masing-masing. Militansi mereka diharapkan mampu mengawal kemenangan suara PKS.



Hanya saja tugas pokok 5.088 saksi dari PKS adalah untuk mengawasi suara pileg. Mereka harus mengetahui hasil perhitungan akhir suara di TPS, kemudian melaporkan C1 ke koordinator saksi PKS di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Dirinya menargetkan DPD PKS KBB di pileg tahun ini menargetkan bisa meraih 7-8 kursi atau naik 100% dari raihan kursi saat ini yang hanya 4 kursi.

"Target kenaikan itu dinilai rasional mengingat pada Pileg 2014 PKS di KBB secara raihan suara berada di peringkat ketiga yakni mencapai 81.000. Walaupun secara jumlah kursi, PKS ada di posisi kelima karena ada satu dapil tidak ada yang masuk (terpilih) sehingga tidak bisa menduduki unsur pimpinan dewan," tuturnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak