alexametrics

Jokowi Unggul di Lapas Khusus Koruptor Sukamiskin

loading...
Jokowi Unggul di Lapas Khusus Koruptor Sukamiskin
Suara pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden nomor 01 Joko Widodo-Maruf Amin unggul dalam hasil penghitungan sementara di dua tempat pemungutan suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin. SINDOnews/Agus Warsudi
A+ A-
BANDUNG - Suara pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden nomor 01 Joko Widodo-Maruf Amin unggul dalam hasil penghitungan sementara di dua tempat pemungutan suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Jalan AH Nasution. Perbedaan raihan suara di lapas khusus narapidana korupsi itu cukup siginifikan baik di TPS 65 maupun 75.

Di TPS 75, pasangan Jokowi-Maruf meraih 153 suara, serangkan Prabowo-Sandiaga mendapatkan 105 suara. Surat suara tidak sah sebanyak 11 suara. Sedangkan di TPS 65, pasangan Joko Widodo Maruf Amin meraih suara 172 suara, Prabowo-Sandiaga 111 suara. "Surat yang tidak sah di TPS 65 ini tercatat tiga suara," kata Ketua KPPS 65 Rangga Wulung, Rabu (17/4/2019).

Kalapas Sukamiskin Tejo Harwanto mengatakan, sebagian besar warga binaan terakomodir menyalurkan hak pilihnya. Adapun mereka yang tak bisa mencoblos, lebih karena faktor administrasi. Tejo menyatakan, hanya 15 orang yang tidak bisa mencoblos, meski pihaknya sudah melakukan upaya koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat.



Dari pantauan, para pemilih di Lapas Sukamiskin tidak hanya dilakukan oleh para narapidana. Terlihat petugas dan sebagian wartawan pun ikut menyalurkan hak pilihnya di sana. Diketahui, pada Pemilu 2019, dari 480 warga binaan atau napi di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, sebanyak 473 napi di antaranya, memiliki hak pilih.

Mereka masuk dalam daftar pemilih tetap tambahan (DPTb). "Sampai saat ini DPTb hampir seluruh WBP (warga binaan pemasyarakatan) bisa menggunakan hak pilih mereka," kata Kalapas Sukamiskin Tejo Harwanto.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak