alexametrics

Terjadi Aksi Penembakan di TPS, Seorang Warga Sampang Terluka

loading...
Terjadi Aksi Penembakan di TPS, Seorang Warga Sampang Terluka
Aksi penembakan terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7 Dusun Tapaan Tengah, Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
SAMPANG - Aksi penembakan terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7 Dusun Tapaan Tengah, Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Akibatnya, seorang warga bernama Mansur mengalami luka tangan kiri.

Polres Sampang saat ini tengah memburu Muara, warga Desa/Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, yang diduga sebagai pelaku penembakan. “Polres Sampang saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Polres Sampang telah mengamankan barang bukti berupa selongsong peluru 6 buah dan 4 proyektil peluru,” tandas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Rabu (17/4/2019).

Barung menuturkan peristiwa penembakan di TPS 7 terjadi pukul 09.45 WIB. Saat itu, Muara bersama beberapa temannya berencana mengambil mandat saksi dari Caleg Hanura Dapil IV atas nama Farfar di beberapa TPS di Kecamatan Banyuates. “Aksi Muara itu memicu aksi protes dan perlawanan dari pihak Farfar yang dipimpin Kades Ketapang Daya Kecamatan Ketapang, Widjan,” katanya.



Akibatnya, terjadi bentrok antara massa dari Kades Ketapang Daya, Widjan yang membawa senjata tajam (sajam) dengan massa dari kelompok Muara yang membawa sajam dan senjata api (senpi). Muara diduga melakukan penembakkan beberapa kali ke arah massa kelompok Kades Ketapang Daya. Bentrok tersebut mengakibatkan jatuhnya korban bernama Mansur dari pihak Kades Ketapang Daya.

Diketahui, Mansur menderita luka tembak bagian tangan sebelah kiri dan dibawa ke Rumah Sakit di Kecamatan Ketapang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Setelah itu, Muara beserta kelompoknya melarikan diri ke arah barat.

“Kelompok dari Muara ini melarikan diri karena jumlah massa pihak Kades Ketapang Daya semakin banyak berdatangan,” imbuh Barung.

Setelah itu, aparat langsung melakukan pengamanan dan menetralisir lokasi kejadian. Aparat yang melakukan pengamanan ini dari Polres Sampang, Polsek Banyuates, BKO Polda Jatim dan Kodim 0828 Sampang. Pada pukul 11.25 WIB massa dari pihak Kades Ketapang Daya bersedia meninggalkan lokasi kejadian untuk kembali ke Kecamatan Ketapang dan turut menjaga keamanan.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak