alexametrics

Periksa Pipa Air di Sungai, Warga Buton Sultra Tewas Diterkam Buaya

loading...
Periksa Pipa Air di Sungai, Warga Buton Sultra Tewas Diterkam Buaya
Potongan video seekor buaya sedang menerkam bagian tubuh seorang warga Desa Kinapani, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto/Andhy Eba
A+ A-
BUTON - Seorang pria di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas diterkam buaya saat memeriksa pipa air dalam sungai. Detik-detik buaya menerkam warga tersebut terekam kamera handphone milik warga.

Dalam video amatir, nampak seekor buaya sedang menerkam warga Desa Kinapani, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra). Buaya itu dalam posisi menggigit badan korban dan membawanya mengikuti aliran sungai. (Baca Juga: Buaya Pemangsa Manusia Berukuran 4 Meter Ditangkap Keluarga Korbannya)

Diketahui korban bernama Darlin Uti (30), diterkam buaya saat sedang menyelam di Sungai Malaoge, Jumat (12/4/2019) siang lalu.

Menurut penuturan istri korban, peristiwa itu bermula saat korban bersama adiknya Darlan sedang menambang pasir di Sungai Malaoge dengan menggunakan mesin pompa.



Pada saat mesin rusak, korban turun ke sungai untuk memeriksa pipa spiral mesin pompa penambangan menggunakan peralatan selam tradisional dari kompresor angina. Korban yang sedang menyelam pada saat itu juga langsung diterkam seekor buaya.

Adik korban yang melihat kejadian langsung berupaya menyelamatkan Darlin Uti dengan menarik selang alat selam tradisional yang digunakan korban untuk menyelam.

“Tetapi morfis selang yang digunakan korban terlepas sehingga buaya tersebut membawa dan menenggelamkan korban ke dalam air,” kata Masria, istri korban.

Adik korban kemudian langsung meminta bantuan kepada masyarakat setempat dan melaporkan kejadian ke Polsek Ambuau dan Babinsa. Tim SAR turun untuk mencari jasad korban.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak