alexametrics

Nenek di Magetan Tewas Terpeleset di Sungai Berarus Deras

loading...
Nenek di Magetan Tewas Terpeleset di Sungai Berarus Deras
Nenek Sulami (70) ditemukan tewas di aliran Sungai Gandong yang berarus deras di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa siang (9/4/2019). Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
MAGETAN - Nenek Sulami (70) ditemukan tewas di aliran Sungai Gandong yang berarus deras di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa siang (9/4/2019). Diduga sang nenek terpeleset bibir sungai yang longsor saat melintas. Kasi Logistik dan Kedaruraratan BPBD Magetan Fery Yoga Saputra mengatakan, tim SAR menemukan jasad sang nenek 3 kilometer dari tempat dia diduga terpeleset.“Korban ditemukan dalam kondisi terjepit diantara bebatuan Sungai Gandong yang berarus deras. Evakuasipun dilakukan dan jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diidentifikasi oleh pihak kepolisian,” kata Fery.

Sebelumnya, kata dia, nenek Sulami dilaporkan keluarganya meninggalkan rumah sejak pagi dan diketahui terakhir hendak melintas di jalan kampung yang sudah ditutup warga karena terjadi longsor pada bibir sungai di jalan tersebut sebelumnya.





Kecurigaan keluarga korban terjatuh karena ditemukan sandal korban berada tepat dibibir sungai dan ada bekas longsoran kecil menyerupai bekas orang terpeleset.



“Mendapat laporan Tim SAR dari BPBD Magetan beserta Polsek Magetan melakukan penyusuran di sepanjang aliran Sungai Gandong hingga akhirnya sang nenek ditemukan dalam keadaan tewas 3 km dari tempat ia dicurigai terpeleset,”ujar Fery.



Menurut dia, jalan kampung lokasi terpelesetnya sang nenek merupakan jalan kampung yang penting untuk menuju jalan raya. Namun akibat terjadi longsor beberapa bulan yang lalu jalan tersebut menjadi berbahaya dan akhirnya ditutup warga.



Warga sudah beberapa kali mengajukan kepada dinas terkait untuk memperbaiki jalan tersebut namun hingga kini belum juga diperbaiki.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak