alexametrics

Bus Sugeng Rahayu Nyelonong ke Hutan Jati, 14 Orang Terluka

loading...
Bus Sugeng Rahayu Nyelonong ke Hutan Jati, 14 Orang Terluka
Sebuah bus Angkutan Umum Antar Provinsi PO Sugeng Rahayu jurusan Surabaya-Yogjakarta nyelonong masuk hutan hingga terguling di Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi Selasa (9/4/2019). Foto iNews TV/Asfi M
A+ A-
NGAWI - Sebuah bus Angkutan Umum Antar Provinsi PO Sugeng Rahayu jurusan Surabaya-Yogjakarta nyelonong masuk hutan hingga terguling di Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Selasa (9/4/2019). Akibatnya 14 orang penumpang luka-luka lima diantaranya harus dilarikan ke rumah sakit.

Kanit Laka Lantas Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo mengatakan, diduga bus yang dikemudikan oleh Alex Purwanto warga Bojonegoro ini dengan kecepatan tinggi berjalan dengan zigzag karena antrean arus dari arah Solo menuju Ngawi. Namun saat di TKP bus berada dijalur kanan dan berusaha menghindari tabrakan dengan kendaraan lain dari arah yang berlawanan.

“Namun upaya itu justru membuat bus nyasar ke dalam hutan. Kencangnya laju bus terlihat dari bekas dahsyat tabrakan antara bus dengan belasan pohon jati berukuran sedang hingga membuat bus terbalik dan menghancurkan bagian depan bus terutama pada pengemudi,” kata Kanit Laka.



Sebanyak 14 orang termasuk sopir dan kernet mengalami luka luka akibat kecelakaan ini dimana lima diantaranya harus dilarikan kerumah sakit karena mengalami luka benturan cukup parah.

“Meskipun sempat mendapatkan perawatan darurat di puskesmas terdekat namun beberapa korban harus dirujuk ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan yang lebih intensif,” tandasnya.

Dalam sepekan terakhir telah terjadi kecelakaan bus umum dari PO yang sama hingga menyebabkan dua korban tewas dan 28 orang mengalami luka luka di jalur yang sama yaitu ruas Ngawi – Solo.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak