alexametrics

Sosialisasi Pemilu, KPU Kota Bandung Fokus 11 Kelompok Masyarakat

loading...
Sosialisasi Pemilu, KPU Kota Bandung Fokus 11 Kelompok Masyarakat
KPU Kota Bandung fokus melakukan sosialisasi kepada 11 kelompok masyarakat guna meningkatkan partisipasi masyarapat pada Pemilu 2019. Foto/Arif Budianto
A+ A-
BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung fokus melakukan sosialisasi kepada 11 kelompok masyarakat guna meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019.

Ketua KPU Kota Bandung Suhartie mengakui, ada 11 kelompok kepentingan yang menjadi fokus dilakukan sosialisasi secara gencar oleh KPU. Edukasi kepada 11 kelompok masyarakat itu penting dilakukan, melihat informasi mereka terhadap Pemilu 2019 masih sangat minim. (Baca Juga: Gelar Pemilu Fest 2019, KPU Ajak Warga Gembira Sambut Pesta Demokrasi)

“Kami menilai, pengetahuan mereka terhadap Pemilu masih sangat kurang. Makanya kami inten sosialisasi ke mereka,” kata Suhartie pada acara Pemilu Fest 2019 di Jalan Sukarno, Kota Bandung, Minggu (7/4/2019).



Kesebelas kelompok itu di antaranya pemilih pemula, manula, pemilih muda, kelompok perempuan, disabilitas, kelompok marjinal, masyarakat berkebutuhan khusus, dan lainnya.

Salah satu kelompok itu misalnya, mereka yang terkena kasus hukum, atau sedang mengikuti proses hukum. Apalagi jumlahnya di Bandung cukup besar. Tercatat ada tiga lapas, dua rutan, dan LPKA yang harus tersosialisasikan Pemilu.

“Mereka menjadi tanggung jawab kita. Karena parpol tidak bisa masuk ke wilayah sana,” kata dia. Dia berharap, sisa waktu yang ada bisa dimanfaatkan untuk mengedukasi mereka.

Lebih lanjut kata dia, pada Pemilu 17 April 2019 nanti, akan ada 7.103 tempat pemungutan suara (TPS). Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari pilkada 2018 lalu. Peningkatan jumlah TPS lantaran jumlah pemilih, kali ini dibatasi maksimal 300 orang.

“Simulasi kami di salah satu kecamatan menunjukkan, satu pemilih memerlukan waktu antara 3 hingga 9 menit untuk mencoblos lima kertas suara. Kalau satu TPS lebih dari 300 orang, kami khawatir jam 1 siang belum selesai,” beber dia.

Dia memastikan, kebutuhan logistik pemilu di Kota Bandung telah siap 90%. Logistik pemilu telah didistribusikan ke tingkat kecamatan.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak