alexametrics

Bantu Bencana Tsunami Pandeglang, Sleman Serahkan Bantuan Rp300 Juta

loading...
Bantu Bencana Tsunami Pandeglang, Sleman Serahkan Bantuan Rp300 Juta
Bupati Sleman Sri Purnomo (lima dari kanan) menyerahkan bantuan tsunami Pandeglang diterima Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pemkab Pandeglang, Banten, Jumat (5/4/2019). Foto/Dok Humas Sleman
A+ A-
SLEMAN - Pemkab Sleman, DIY, menyerahkan bantuan Rp300 juta untuk bencana tsunami Pandeglang, Banten, Jumat (5/4/2019). Bantuan itu berasal dari dana Korpri Sleman Peduli.

Bupati Sleman Sri Purnomo menyerahkan langsung bantuan itu dan diterima langsung Bupati Pandeglang Irna Narulita di Kantor Pemkab Pandeglang. "Sebelum menyerahkan bantuan, Bupati Sleman bersama rombongan terlebih dahulu meninjau lokasi terdampak tsunami yakni wilayah pantai Carita," kata Kabag Humas dan Protokol Sleman Savitri Nurmala Dewi, Jumat (5/4/2019). (Baca Juga: Usai Tsunami Selat Sunda, Warga Labuan Pandeglang Diterjang Banjir)

Savitri mengatakan, menurut Camat Carita, di wilayah tersebut terdapat korban warga setempat meninggal 8 orang dan lebih dari 100 wisatawan. Sementara jumlah rumah yang rusak 37 unit dan dihuni 175 KK. Sehingga adanya bantuan ini akan digunakan pemkab Pandeglang untuk penanganan korban bencana tsunami. Baik untuk membangun infrastruktur maupun mencukupi kebutuhan masyarakat yang terkena musibah.



"Karena itu bupati Pandeglang mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kunjungan Pemkab Sleman ini," katanya.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan bantuan dar Korpri Sleman ini merupakan bentuk kepedulian dari Korpri Sleman. berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat Pandeglang sehingga masyarakat yang terkena musibah segera bisa bangkit kembali untuk beraktivitas.

Sekda Sleman Sumadi menambahkan, bantuan itu merupakan bagian dari program Korpri Sleman sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak