Honor Petugas Medis Kerap Terlambat, DPRD Evaluasi Dinkes Bulukumba

Kamis, 20 Agustus 2020 - 21:20 WIB
loading...
Honor Petugas Medis...
DPRD Kabupaten Bulukumba mengevaluasi Dinas Kesehatan gara-gara persoalan honor petugas medis yang kerap terlambat cair. Foto: Ilustrasi
A A A
BULUKUMBA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba mengklaim telah mengevaluasi kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba.

Evaluasi dilakukan DPRD Bulukumba setelah 54 petugas Public Safety Center (PSC) atau Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu melakukan mogok kerja lantaran empat bulan honor mereka belum dibayarkan.

Baca juga: 54 Petugas PSC Bulukumba Mogok Kerja Karena Empat Bulan Tak Digaji

Anggota Komisi D DPRD Bulukumba, Andi Soraya Widyasari mengatakan, dalam rapat mitra komisi, pihaknya telah mengevaluasi Dinkes yang merupakan mitra komisinya.

"Saat ini untuk honor petugas PSC sudah diproses di BPD dan segera dicairkan ke rekening masing-masing pegawai," katanya, Kamis (20/8/2020).

Berdasarkan konfirmasi dari Dinkes, menurut Andi Soraya, tuntutan honor PSC selama empat bulan sebisa mungkin dibayarkan pekan ini. Sehingga proses pelayanan kesehatan bisa ditingkatkan kembali.

"Terkait rumah sakit di masa pandemi. Dana itu memang belum terlaksana, tapi sementara dalam proses, karena ini anggaran COVID ," terang Andi Soraya menjelaskan.

Sebelumnya, Koordinator PSC, Ihwan membenarkan alasan yang membuat 54 petugasnya melakukan aksi mogok kerja beberapa waktu lalu. Khusus biaya makan, sudah diterima oleh petugasnya, sesuai RKA COVID yang hanya dibiayai 60 hari atau April dan Mei.

"Kalau gajinya anggaran APBD itu sudah tahapan pencairan. Sedang uang penguburan dan lanjutan untuk Juni dan Juli baru diusulkan kembali," kata Ihwan.

Menurutnya, sebagai pucuk tertinggi di PSC, ia telah menjalankan prosedur sesuai aturan yang ada, agar pembayaran secara non tunai masuk semua ke rekening petugas.

Baca juga: DPRD Telusuri Dana Non Kapitasi Dinas Kesehatan Bulukumba

"Setiap triwulan dokumen-dokumen SPJ rampung, siap untuk diserahkan ke Dinkes sesuai prosedur. Dari keuangan Dinkes teruskan ke keuangan daerah tugas saya selesai," jelasnya.

Sekadar diketahui, satu orang petugas PSC diberi honor Rp300 ribu perbulan. Jika dikalkulasikan selama 4 bulan belum dibayarkan, maka honor yang tertunda kurang lebih Rp1,2 juta.

"Iye kurang lebih jumlahnya segitu. Dengan lambatnya ditransfer ini saya sebagai koordinator ya setiap hari mempertanyakan ke Dinkes," keluh Ihwan.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukungan Imunitas Pahlawan...
Dukungan Imunitas Pahlawan Medis Indonesia dengan HDI Propoelix
Tak Ada Makan Sahur-Buka...
Tak Ada Makan Sahur-Buka Puasa, Petugas Medis di Gaza Kelaparan
Ledakan mengguncang...
Ledakan mengguncang Gaza utara ketika Perang Israel-Hamas terus Berlanjut
Rekomendasi
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Berita Terkini
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Infografis
Gemparkan Dunia Medis,...
Gemparkan Dunia Medis, Bayi dengan 3 DNA Telah Lahir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved