alexametrics

Gerombolan Monyet Serang Pondok Pesantren, Santri Ketakutan

loading...
Gerombolan Monyet Serang Pondok Pesantren, Santri Ketakutan
Gerombolan monyet liar menyerang Pondok Pesantren Yayasan Sabilur Rosyad di Jalan Aci Dina, No1, Kelurahan Mendawai Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalteng, Kamis (4/4/2019) pagi. Foto Ponpes Sabilur Rosyad/iNews TV/Si
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Gerombolan monyet liar menyerang Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Sabilur Rosyad, TK dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Jalan Aci Dina, No1, Kelurahan Mendawai Seberang, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Kamis (4/4/2019) pagi.

Monyet yang berjumlah sekira 20 ekor selalu datang untuk mencari makan di dalam ponpes bahkan hingga masuk ke ruang ruang kelas. Kondisi ini membuat para santri dan santriwati ketakutan. Sebab tak jarang gerombolan monyet ini menyerang siapapun yang berada di ponpes.

“Sudah 3 bulan terakhir gerombolan monyet ini selalu datang di ponpes melalui semak belukar hutan di belakang ponpes. Kalau datang itu pagi jam 9 sampai 12 siang. Kalau sore jam 3-5 an. Tapi sekarang semakin banyak. Kalau datang mereka mengacak acak tempat sampah untuk mencari makan,” ujar Bendahara Yayasan Sabilur Rosyad Ustaz Muzaki kepada MNC Media, di ponpes, Kamis (4/4/2019).



Dia mengatakan, para santri dan santriwati sering ketakutan lantaran gerombolan monyet ini sering mencakar jika didekati. “Ada satu monyet yang besar. Itu kayak bos nya gitu. Galaknya sekali. Kalau yang lain kecil kecil saja sebagai pengikunya,” timpalnya.

Seorang santriwati, Fitria Ningsih mengatakan, dirinya pernah dicakar salah satu monyet saat sedang beraktivitas di sekitar ponpes. “Ya saya pernah dicakar kena tangan. Takut semua para santri di sini. Semoga bisa ditangkap gerombolan monyet itu, karena sangat menganggu kami,” ujar bocah 10 tahun ini.

Semantara itu, Tim Animals Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Kobar yang mendapat laporan dari pengurus ponpes langsung menuju lokasi untuk mengecek langsung.

Kasi Pencegahan Damkar Kobar, M Bisar mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan 7 anggota Damkar untuk mengecek adanya gerombolan monyet yang sering mengganggu aktivitas para santri.

“Kita tadi langsung menuju ponpes menggunakan speed dari mako Damkar. Saat kita tiba di lokasi gerombolan monyet ini sudah tidak ada. Diduga sudah lari di hutan belakang ponpes,” ujar Bisar.

Namun pihaknya akan terus memantau jika nanti gerombolan monyet ini kembali mengganggu di sekitar ponpes.
(sms)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak