alexametrics

Ridwan Kamil Minta Maaf, Jika Dinilai Mengganggu Peserta UN

loading...
Ridwan Kamil Minta Maaf, Jika Dinilai Mengganggu Peserta UN
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kesalahan pada kunjungan monitoring pelaksanaan ujian nasional (UN). Foto/Istimewa
A+ A-
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kesalahan pada kunjungan monitoring pelaksanaan ujian nasional (UN). Dia menegaskan, tidak ada sedikitpun niat dirinya untuk tidak mematuhi standar aturan Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional (POS UN) Tahun Pelajaran 2018/2019.

"Kehadiran saya di sana ingin memberikan support dan motivasi pada peserta didik yang sedang melaksanakan UN dan saya sebelumnya telah mendapat izin untuk masuk dan melihat lebih dekat peserta ujian," jelas Ridwan Kamil, Kamis (4/4/2019).

Dia menjelaskan, kunjungan monitoring UN ke SMKN 3 Bandung pada 27 Maret 2018 lalu dan SLB Wiyata Guna 27 Maret 2019, untuk memastikan bahwa pelaksanakan UN berjalan baik, termasuk melihat kesiapan kelengkapan sarana dan prasarananya. Di sisi lain, Ridwan Kamil pun mengapresiasi Ombudsman Jabar yang telah melakukan peran dan fungsinya dalam melakukan monitoring pelaksanaan UN di Jabar.



Di tempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Dewi Sartika, menyampaikan hal senada. Bagi pihaknya, hal ini merupakan catatan penting untuk dapat menyelenggarakan UN di Jabar dengan lebih baik lagi.

Sebelumnya diberitakan, Ombudsman RI Perwakilan Jabar menyesalkan sikap Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang masuk ke ruang kelas saat siswa SMA/sederajat melaksanakan UNBK. Tindakan Gubernur yang akrab disapa Emil tersebut dinilai mengganggu proses ujian, terutama konsentrasi para siswa.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak