alexametrics

Lagi Cari Rumput, Warga Temukan Koper Berisi Mayat di Bawah Jembatan

loading...
Lagi Cari Rumput, Warga Temukan Koper Berisi Mayat di Bawah Jembatan
Sesosok mayat laki laki yang berada di dalam koper ditemukan warga yang sedang mencari rumput di bawah jembatan Desa Karanggondang, Udanawu, Kabupaten Blitar. Foto/SINDOnews/Solichan Arif
A+ A-
BLITAR - Sesosok mayat laki laki yang berada di dalam koper ditemukan warga yang sedang mencari rumput di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Polisi masih menyelidiki penemuan mayat yang diduga menjadi korban pembunuhan di lokasi lain."Dalam koper itu badannya sepertinya ditekuk-tekuk. Saya tidak melihat bagian kepalanya," tutur Kepala Desa Karanggondang Edi Sucipto kepada wartawan Rabu (3/4/2019). Koper berisi mayat itu berada di bawah jembatan, yakni tepatnya dipinggir sungai desa.
Lagi Cari Rumput, Warga Temukan Koper Berisi Mayat di Bawah Jembatan

Mengetahui itu, Imam warga setempat yang sedang mencari rumput langsung melapor ke perangkat desa. Sontak kabar itu membuat heboh warga setempat.

Oleh pemerintah desa temuan itu langsung dilanjutkan ke aparat kepolisian. Belum diketahui pasti apakah mayat dalam koper itu warga setempat atau dari daerah lain yang sengaja dibuang. "Kita langsung melaporkan ke kepolisian," katanya.

Setelah melakukan olah TKP, aparat Polres Blitar Kota langsung membawa mayat ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Diduga kuat mayat laki laki dalam koper itu korban pembunuhan. (Baca: Tragis, Janda Beranak Dua Tewas dengan Leher Nyaris Putus)



Menurut Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono pihaknya masih melakukan penyelidikan. Untuk memastikan penyebab kematian, Polres Blitar Kota juga melibatkan petugas tim laboratorium forensik Polda Jawa Timur.

"Iya, ada temuan mayat di dalam koper. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, "ujarnya singkat.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak