alexametrics

Peringatan Naik Tahta Paku Buwono XIII, 9 Penari Bawakan Tarian Bedaya Ketawang

loading...
Peringatan Naik Tahta Paku Buwono XIII, 9 Penari Bawakan Tarian Bedaya Ketawang
Tarian Bedaya Ketawang yang dibawakan sembilan penari dalam Tingalan Dalem Jumenengan (Peringatan Raja Naik Tahta) ke 15 Raja Keraton Kasunanan Surakarta. Foto SINDOnews/Ary WW
A+ A-
SOLO - Tingalan Dalem Jumenengan (Peringatan Raja Naik Tahta) ke 15 Raja Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo, SISKS Pakoe Boewono XIII berlangsung khidmat, Senin (1/4/2019). Tarian Bedaya Ketawang yang dibawakan sembilan penari menjadi inti acara.

Tingalan Jumenengan digelar di Sasana Sewaka Kompleks Kedaton Keraton. Acara ditandai keluarnya prajurit keraton di pelataran komplek kedaton. Selanjutnya Raja keluar dari Dalem Ageng Prabasuya menuju Sasana Sewaka dengan diiringi gending Ladrang Sri Katon.

Raja lalu duduk di dampar kencana menghadap ke timur. “Dampar kencana itu keluarnya juga setahun sekali saat Tingalan Dalem Jumenengan,” kata KRT Siswanto pemandu wisata keraton sekaligus parogo among Tingalan Dalem Jumenengan (Peringatan Raja Naik Tahta) ke 15 Raja Keraton Kasunanan Surakarta SISKS Pakoe Boewono XIII di sela sela acara Senin (1/4/2019).



Prosesi berikutnya para sentana dan kerabat keraton. Kemudian adik adik raja datang disusul abdi dalem dan dibelakangnya para pejabat dari mantri hingga Bupati keraton.

Selanjutnya, digelar Tarian Bedaya Ketawang yang dibawakan sembilan penari yang masih gadis . Tarian diiringi Gending Ketawang yang berlangsung sekitar 2 jam.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak