alexametrics

Diduga Depresi, Warga Klaten Ditemukan Tewas di Dasar Sungai Setelah Ditabrak Kereta

loading...
Diduga Depresi, Warga Klaten Ditemukan Tewas di Dasar Sungai Setelah Ditabrak Kereta
Petugas sedang melakukan evakuasi warga Kalibutak, Randusari, Prambanan, Klaten, Ngatmi, 50 yang tertabrak KA Joglosemarkerto, di jembatan Ngebruk, Mangunan, Kalitirto, Berbah, Sleman, Jumat (29/3/2019). Foto/Dok Polsek Berbah
A+ A-
SLEMAN - Diduga depresi, seorang warga Kalibutak, Randusari, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, bernama Ngatmi (50), ditemukan tewas di dasar sungai Tepus, di bawah jembatan Ngebruk, Mangunan, Kalitirto, Berbah, Sleman, Jumat (29/3/2019) pukul 21.30 WIB. Korban jatuh ke sungai setelah tertabrak kerera api (KA) Joglosemarkerto, jurusan Yogyakarta-Solo-Semarang-Purwokerto di ujung jembatan Ngebruk pada pukul 18.30 WIB.

Untuk kepentingan penyelidikan jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY. Setelah selesai identifikasi, kemudian diserahkan pada keluarga pada Sabtu (30/3/2019) pagi. Dugaan sementara perempuan itu, sedang depresi.

Kapolsek Berbah Kompol Agus Zainudin mengatakan kejadian itu berawal pada pukul 18.30 WIB dari arah imur melaju KA Joglosemarkerto melintas di tempat tersebut. Namun saat itu ada orang di sekitar lokasi kejadian. Mengetahui KA membunyikan klakson sebanyak tiga kali, namun orang itu tetap tidak mengindahkannya, sehingga saat kereta api melintas bember depannya menyambar orang tersebut.



“Sesampainya di stasiun Maguwo yang lokasinya 750 meter barat TKP masinis KA memberitahukan kepada petugas stasiun telah menabrak orang di ujung timur jembatan Ngebruk, Kalitirto, Berbah,” kata Agus Zainudin, Sabtu (30/3/2019).

Mendapatkan laporan itu, petugas Polsuska menuju lokasi. Namun saat di lokasi tidak menemukan ada tanda-tanda kecelakaan. Setelah dibantu warga dan petugas Polsek Berbah akhirnya menemukan adanya seseorang yang posisinya di dasar sungai Tepus di bawah jembatan Ngebruk itu.

“Petugas dibantu relawan dan SAR Basarnas gabungan Kalasan-Berbah kemudian melakukan evakuasi dan pada pukul 21.30 WIB berhasil mengangkatnya,” kata Agus yang memimpin langsung evakuasi tersebut.

Namun saat ditemukan, perempuan tersebut belum diketahui identitasnya. Untuk kepentinganpenyelidikan dan identifikasi, kemudian dibawa ke RS Bhayakara Polda DIY. Dari hasil penyelidikan akhirnya diketahui perempuan itu bernama Ngatmi (50) warga Kalibutak, Randusari, Prambanan, Klaten.

“Setelah memastikan identirasnya, petugas selanjutnya menghubungi keluarga dan Sabtu (30/3/2019) pagi langsung diambil untuk dimakamkan. Dugaan sementara perempuan itu depresi,” ungkap mantan Kapolsek Gamping, Sleman itu.

Dari catatan, selama bulan Maret ini di sekitar lokasi telah terjadi dua kali orang tertabrak KA. Sebelumnya pada tanggal 25 Maret 2019 lalu, di perlintasan KA dusun Kalibening, Tirtomartani, Kalasa atau 300 meter dari jembatan Ngebruk, mahasiswa Politekkes Kupang, Marloni Natonis (19) juga tertabrak KA saat sedang selfi di tempat itu.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak