alexametrics

Wanita Muda yang Hendak Aborsi di Klinik Bidan Gaek Ternyata Mahasiswi

loading...
Wanita Muda yang Hendak Aborsi di Klinik Bidan Gaek Ternyata Mahasiswi
Rumah bidan berinisial Nd di Jalan Semeru, Kota Blitar digerebek polisi, Rabu (27/3/2019). Foto iNews TV/Robby R
A+ A-
BLITAR - Dalam penggeledahan dugaan praktik aborsi di rumah bidan gaek N (80) di Kota Blitar, aparat Polres Blitar Kota memergoki seorang wanita muda yang ditengarai pasien. Perempuan yang tengah hamil empat minggu itu diketahui berstatus mahasiswi.

"Yang bersangkutan berstatus mahasiswi dan belum menikah," ujar Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono, Jumat (29/3/2019). Saat penggeledahan perempuan berusia 21 tahun itu tengah diperiksa N.

Pensiunan bidan itu tengah melakukan kegiatan yang mengarah pada perbuatan aborsi. Oleh petugas kepolisian si mahasiswi langsung dibawa ke RSUD Mardi Waluyo. Dalam pemeriksaan medis dipastikan yang bersangkutan tengah hamil empat minggu.



"Saat ini mahasiswi yang bersangkutan berstatus sebagai saksi. Sedangkan N berstatus terlapor, " kata Heri. Dengan alasan berstatus saksi, Heri menolak membuka identitas mahasiswi bersangkutan. Hingga saat ini petugas masih berkoordinasi dengan pihak medis RS Mardi Waluyo dan Dinas Kesehatan setempat.

"Kita masih berkoordinasi dengan dokter rumah sakit dan dinas kesehatan, "katanya. Sebelumnya polisi juga mengungkap adanya pihak ketiga yang membantu kerja N. Keduanya adalah pasangan suami istri yang masih kerabat N.

Dalam perannya mencari calon pasien aborsi, pasutri itu juga mendapatkan keuntungan material. Dari setiap pasien yang membayar tarif Rp5 juta, keduanya mendapat bagian Rp3,5 juta.

Sedangkan N hanya menerima Rp1,5 juta. N hanya menerima pasien dengan usia kandungan maksimal empat minggu. "Untuk perantara (pasutri) saat ini juga masih berstatus sebagai saksi," papar Heri.
(sms)
preload video
BERITA DAERAH LAINNYA
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak