alexametrics

Peringati Hari Hutan, DLH dan OFI Tanam Pohon di Herbarium

loading...
Peringati Hari Hutan, DLH dan OFI Tanam Pohon di Herbarium
Penanaman pohon di Herbarium OFI, Jalan Translik, Desa Pasir Panjang, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng. Foto/Sigit Dzakwan
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Dalam rangka peringatan Hari Hutan Sedunia (21 Maret), Orangutan Foundation International (OFI) menggelar penanaman pohon di Herbarium Orangutan Foundation International (OFI), Jalan Translik, Desa Pasir Panjang, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, pada Selasa lalu.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotawaringin Barat yang diwakili Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup turut andil dalam kegiatan tersebut. Kepala Seksi Kerusakan Lingkungan dan TAHURA, Misriyadi, DLH Kobar mengapresiasi penanaman pohon yang diselenggarakan oleh OFI Pangkalan Bun yang merupakan salah satu mitra DLH Kobar.

Salah satu fungsi DLH Kobar adalah merumuskan kebijakan, melaksanakan, mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan pemantauan lingkungan hidup, pencemaran lingkungan dan kerusakan lingkungan hidup dan TAHURA.



“Jadi kami tidak menyia-nyiakan momentum kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini, kami harus hadir karena ini merupakan salah satu bagian dari tugas pokok dan fungsi kami,” kata dia di ruang kerjanya.

Kegiatan yang berlangsung beberapa tahapan itu diikuti oleh beberapa pegiat lingkungan dimana kegiatan tersebut bertujuan untuk memulihkan dan meningkatkan fungsi hutan.

Penanggung jawab kegiatan OFI, Dorprawati Siburian mengatakan, kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Hutan Sedunia adalah untuk memulihkan dan meningkatkan fungsi hutan karena saat ini kawasan hutan di Indonesia termasuk di Kalimantan telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit sehingga beberapa pohon buah-buahan endemik Kalimantan yang dulunya sangat banyak, saat ini telah punah.

“Kami berupaya memulihkan kembali hutan yang masih terpelihara dengan menanami kembali dengan pohon buah-buahan endemik Kalimantan dan juga pohon-pohon dalam kelompok jenis kayu rimba campuran, sehingga anak cucu nanti akan menikmatinya di kemudian hari," ujarnya.

Ia menambahkan, OFI akan berupaya meningkatkan fungsi hutan yang salah satunya menjadi lokasi wana wisata. Peringatan Hari Hutan Sedunia Tahun 2019 kali ini mengambil tema 'Dengan Peringatan Hari Hutan Sedunia Tahun 2019, Mari Kita Kembalikan Hutan Sesuai Fungsinya'.

“Dengan terjaganya fungsi hutan, keseimbangan flora dan fauna dapat terjaga, hutan sebagai paru-paru dunia dapat terus menyumbangkan karbonnya. Bencana alam seperti tanah longsor dapat dieliminir, serta fungsi sebagai tempat penyimpanan air dan penyerap polusi udara dapat terus tersedia,” tandasnya.

Selain dalam rangka peringatan Hari Hutan Sedunia, kegiatan penanaman pohon ini bertepatan dengan Hari Bakti Rimbawan yang digelar setiap tanggal 16 Maret merupakan sebuah perayaan eksistensi rimbawan tanah air dalam mengelola sumber daya hutan.
(rhs)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak