alexametrics

Sebelum Air Terjun Menerjang Kawah Galunggung, 4 Kampung dan Irigasi Jebol

loading...
Sebelum Air Terjun Menerjang Kawah Galunggung, 4 Kampung dan Irigasi Jebol
Sejumlah Ormas bersama BPPD Kabupaten Tasikmalaya terus siaga di lokasi banjir bandang akibat luapan Sungai Cibanjaran yang berdekatan dengan Gunung Galunggung. Foto/SINDOnews/Jani Noor
A+ A-
TASIKMALAYA - Sebelum peristiwa air terjun yang mendadak menerjang Kawah Galunggung Kabupaten Tasikmalaya, empat kampung di Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu dan empat irigasi jebol diterjang banjir bandang pada, Rabu (26/3/2019).

33 Rumah terendam selutut orang dewasa yang hingga Kamis (27/3/2019) tidak bisa ditempati. Sejumlah sekolah dan madrasah pun mengganti aktifitas belajar mengajarnya dengan membersihkan sisa lumpur. Termasuk sejumlah warga yang memilih tinggal di rumah penduduk yang tidak tergenang air.

Koordinator Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) Kecamatan Sukaratu, Muhamad Ridwan mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya tetap fokus pada penanggulan banjir bandang.



Adapun soal air terjun yang menerjang kawah diakui membuat panik warga tetapi hanya sebentar karena yang sangat penting dihadapi saat ini soal kondisi pasca banjar bandang.

"Kami tetap fokus ke bencana banjir akibat meluapnya air sungai Cibanjaran itu. Adapun soal air terjun tadi sebatas mengingatkan saja agar waspada," kata Ridwan.

Ridwan pun mengungkapkan banjir akibat luapan sungai itu merendam Kampung Babakan Kondang, Cibanjaran, Kubangjaya dan Gayonggong Desa Sinagar Sukaratu, serta pesawahan seluas 50 hektare.

"Dan sejumlah irigasi jebol di Desa Linggajati dengan longsor yang menimpa empat warung warga," ujarnya Pantauan SINDOnews, relawan bencana juga berdatangan yang salah satunya Banser NU Kabupaten Tasikmalaya dengan membuka Posko Kesehatan di Kampung Babakan Kondang sebagai lokasi terparah terkena banjir.

"Mudah-mudahan bisa sedikit membantu karena fokus kami ke banjir kemarin bukan ke air terjun di kawah," kata Kasatkorcab Banser Kabupaten Tasikmalaya, Imam Mudopar.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak