alexametrics

Jelang Pemilu, Koarmada I Gelar Latihan Pengaman Objek Vital di PLTU Suralaya

loading...
Jelang Pemilu, Koarmada I Gelar Latihan Pengaman Objek Vital di PLTU Suralaya
Komando Armada I menggelar latihan pemantapan pengamanan objek vital nasional di dermaga pelabuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Kota Cilegon, Banten.SINDOnews/Rasyid
A+ A-
CILEGON - Komando Armada I menggelar latihan pemantapan pengamanan objek vital nasional di dermaga pelabuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Kota Cilegon, Banten. Selain itu, latihan juga dilakukan untuk persiapan pengamanan menjelang Pemilu 2019.

Latihan disaksikan langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Danlanal Banten Kolonel Baroyo Eko Basuki, Danrem 064 Maulana Yusuf Kolonel Infantri Windiyatno, Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir, Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso.

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono mengatakan, latihan pengamanan digelar di PLTU Suralaya sebagai objek vital nasional yang apabila di sabotase akan mematikan aliran listrik di seluruh wilayah Jawa, Bali hingga Madura



"Latihan pemantapan bertujuan untuk menguji kemampuan personel dan alutista Koarmada I dalam rangka melaksanakan operasi pengamanan objek vital nasional," ujar Yudo kepada wartawan. Kamis (28/3/2019).

Selain itu, latihan juga ingin menguji tingkat kemampuan sistem komando, kendali, komunikasi dan informasi. Serta bertujun menguji prosedur, mekanisme pengamanan objek vital nasional yang telah disinergikan dengn lembaga/instasi lainnya.

Dalam latihan tersebut, Koarmada mengerahkan 650 personel, enam kapal perang, dua tim Kopaska, satu helikopter Bell dan pesawat Casa U-6208. "Tadi kita simulasikan penyergapan dari laut dan udara, terhadap teroris yang disimulasikan menyerang PLTU Suralaya dan berusaha membebaskan sandera," katanya.

Latihan kesiapsiagaan juga dilakukan sebagai bentuk antisipasi berbagai ancaman menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 dan untuk menjamin kelancaran pesta demokrasi.

"PLTU ini objek vital nasional yang keberadaanya sangat vital. Kalau ini terganggu, tentunya pemilu terganggu, penghitungan suara juga akan terganggu. Ini merupakan aksi kita untuk antisipasi berbagai ancaman terhadap pemilu," tandasnya.
(nag)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak