alexametrics

Diduga Terpeleset, Seorang Petani Ditemukan Tewas di Danau Masjid Al Jabbar

loading...
Diduga Terpeleset, Seorang Petani Ditemukan Tewas di Danau Masjid Al Jabbar
Diduga terpeleset, seorang petani ditemukan tewas tenggelam di danau Masjid Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Jumat (22/3/2019). Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
BANDUNG - Diduga terpeleset, seorang petani ditemukan tewas tenggelam di danau Masjid Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Jumat (22/3/2019).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pria berusia sekitar 50 tahun itu merupakan warga Kampung Rancasagatan, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat. Korban ditemukan mengambang di permukaan danau.

Kapolsek Gedebage Kompol Oesman Imam mengatakan, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Meski begitu, Unit Reskrim Polsek Gedebage tetap melakukan penyelidikan, olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memeriksa saksi-saksi.



Hasil penyelidikan sementara, kata Oesman, pria tersebut berprofesi sebaga petani. Sebelum kejadian, korban hendak pergi ke sawah miliknya di dekat lokasi proyek masjid. Saat berjalan di tepi danau, tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke danau berkedalaman sekitara 4 meter.

"Jadi dia mau pergi ke sawah, jalan kaki lewati pinggiran danau. Tiba-tiba terpeleset, lalu tenggelam di danau karena korban diduga tidak bisa berenang. Jenazah korban sudah dievakuasi," kata Oesman.

Sementara itu, berdasarkan catatan, telah dua orang meninggal di lokasi proyek pembangunan Masjid Al Jabbar. Sebulan lalu, Ahmad Sujai (36) warga Kabupaten Purwakarta, pekerja proyek pembangunan Masjid Al Jabbar meninggal setelah terjatuh dari kubah masjid.

Saat itu, korban sedang mengerjakan kubah masjid. Diduga kondisi licin karena saat kejadian hujan turun, korban terpeleset dan jatuh. Celakanya, korban tak dilengkapi dengan tali pengaman sehingga Sujai terjun bebas dari ketinggian 30 meter dan tewas seketika.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak