alexametrics

Imigrasi Tes Urine, Pegawai Terindikasi Narkoba Akan Ditindak Tegas

loading...
Imigrasi Tes Urine, Pegawai Terindikasi Narkoba Akan Ditindak Tegas
Pegawai imigrasi melakukan tes urine di Kantor Imigrasi Kelas I Polonia, Medan, Selasa (19/3/2019). Foto/M Andi Yusri
A+ A-
MEDAN - Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Utara (Sumut) melakukan tindakan tegas apabila pegawai Imigrasi terindikasi penyalahgunaan narkoba.

Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Keimigrasian Kemenkumham Kanwil Sumut, Zulkifli Ahmad mengatakan, pegawai yang terindikasi menggunakan narkoba akan diberikan tindakan tegas di samping upaya rehabilitasi dan pembinaan. (Baca Juga: Anggota Yonif 122 TS Jalani Tes Urine Mendadak)

"Pastinya, kalau misalnya ada kawan-kawan kita terbukti ada indikasi menggunakan narkotika. Tentunya akan dilakukan pemeriksaan sejauh mana keterlibatannya, apakah dimungkinkan ini dilakukan rehabilitasi dan pembinaan. Kalau misalnya ini tidak bisa lagi, kita akan usulkan ke Kemenkumham untuk diberikan sanksi yang lebih tegas," terangnya di Kantor Imigrasi Kelas I Polonia, Medan, Selasa (19/3/2019).



Tindakan tegas yang dimaksudkan, lanjut Zulkifli, bisa berupa usulan pemecatan kepada pegawai yang terlibat narkotika. Hal itu, sesuai pesan Menteri Kemenkumham RI Yasonna H Laoly.

"Karena seperti yang dijanjikan bapak menteri, jangan coba-coba terlibat narkoba. Kalau terlibat narkoba, pemecatan akan menunggu kalian. Itu pesan yang disampaikan pak Menteri Yasonna dan berlaku untuk semua pegawai imigrasi di Indonesia," jelasnya.

Untuk itu, diadakannya tes urine bagi pegawai imigrasi ini sebagai salah satu bentuk partisipasi dari Kemenkumham, khususnya dari Dirjen Imigrasi dalam rangka mengantisipasi peredaran narkotika. "Kita antisipasi itu, karena memang kita diharapkan di tahun 2019 ini, Kantor Imigrasi Kelas I Polonia ini sedang menuju kantor Wilayah Bebas Korupsi (WBK)," ungkapnya. (Baca Juga: Puluhan Petugas Perempuan Rutan Sukamiskin Jalani Tes Urine)

Kata dia, hal ini beralasan karena pemberantasan narkotika, sejalan dengan predikat zona WBK yang sedang disandang Imigrasi Kelas I Polonia. Sehingga, dengan bebas narkoba jajaran pegawai bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Zulkifli berharap tes urine yang diikuti 90 pegawai ini segera diketahui hasilnya. "Tentunya kita berharap, dalam satu dua hari ini, hasilnya sudah bisa kita peroleh," pungkasnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak