alexametrics

Survei SMRC di Banten: Jokowi-Ma'ruf 43,2%, Prabowo-Sandi 41,7%

loading...
Survei SMRC di Banten: Jokowi-Maruf 43,2%, Prabowo-Sandi 41,7%
Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: SINDOnews/Dok
A+ A-
SERANG - Elektabilitas pasangan calon presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin di Provinsi Banten mengungguli kompetitornya pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi. Hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) di Banteng yang beredar menyebutkan, Jokowi - Ma'ruf Amin mendulang suara 43,2%, sedangkan Prabowo- Sandi hanya 41,7%.

Menanggapai hasil survei SMRC yang beredar itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin Banten, Asep Rahmatullah, menyatakan sangat mengapresiasi hasil survei itu. Hal ini berkat perjuangan para relawan dan Tim Kampanye Daerah Provinsi Banten. Ditambah Banten yang merupakan daerah asal cawapres 01, Ma’ruf Amin.

"Kami optimistis pasangan capres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin akan menang pada Pilpres 2019, khususnya di Provinsi Banten. Relawan dan Tim Kampanye Daerah Provinsi Banten akan terus berjuang agar jagoan kita unggul dibanding pasangan Capres 02," tandasnya, Senin (18/3/2019).



Survei SMRC di Banten: Jokowi-Ma'ruf 43,2%, Prabowo-Sandi 41,7%


Survei SMRC yang dilaksanakan pada dari 27 Februari hingga 8 Maret 2019 itu menunjukkan perubahan presentase pemilih di Banten dibandingkan dengan hasil sebelumnya. Survei yang melibatkan 1.620 responden seluruh kabupaten dan kota seluruh Banten sebagai sampel yang terdistribusi secara proporsional.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dan toleransi kesalahan (margin of eror) sebesar 2,5% pada tingkat kepercayaan 95%.

Populasi yang dijadikan sampel adalah seluruh warga negara Indonesia di Provinsi Baten yang sudah memiliki hak pilih saat pemilihan umum, yakni mereka yang berusia 17 tahun atau sudah menikah pada saat pemilihan umum dilaksanakan.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka langsung oleh pewawancara yang sudah dilatih dengan quality control terhadap hasil wawancara dengan random sampling sebesar 20%. Hasilnya tidak ditemukan kesalahan yang cukup berarti.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak