alexametrics

Speedboat Tabrak Pohon di Sungai Musi, 4 Tewas dan 3 Penumpang Hilang

loading...
Speedboat Tabrak Pohon di Sungai Musi, 4 Tewas dan 3 Penumpang Hilang
Speed boad 200PM Awet muda menabrak pohon pedado di pinggiran sungai Musi. Empat orang meninggal dan tiga lainnya belum ditemukan. Foto/Berli Zulkanedy
A+ A-
PALEMBANG - Kecelakaan transportasi air kembali terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel). Kali ini Speedboat Awet Muda bermesin 200 PK berpenumpang 20 orang menabrak pohon di pinggir Sungai Musi. Belum diketahui penyebabnya, namun empat orang tewas dalam kejadian ini, dan tiga lainnya hilang.

Kecelakaan ini terjadi di Desa Upang, Jalur 10 Banyuasin, Sumsel, sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (18/3/2019). Kasubdit Gakkum Polairud Polda Sumsel AKBP Munaspin menyebut ada empat korban meninggal dunia. Korban ada yang sudah berhasil dievakuasi warga.

"Informasi awal empat penumpang meninggal dunia. Untuk yang lain belum diketahui secara pasti," kata Munaspin. (Baca Juga: Speedboat Tabrakan di Sungai Musi, 2 Penumpang Tewas, 2 Hilang)

Mendapatkan laporan akan kejadian ini, Tim Basarnas Palembang langsung meluncur ke lokasi. "Betul ada speedboat kecelakaan, speed Awet Muda menabrak batang di perairan Sungai Upang anak Sungai Musi," terang Humas Basarnas Palembang, Ferry.
Speedboat Tabrak Pohon di Sungai Musi, 4 Tewas dan 3 Penumpang Hilang

Kata Ferry, speed yang membawa puluhan penumpang itu berangkat dari Karang Agung tujuan Kota Palembang. Tiba di lokasi, speedboat yang dikemudikan Mamat menabrak batang di tepian sungai.



"Kami sedang menuju ke lokasi, kejadian pagi ini. Untuk waktu belum dapat kami pastikan, tapi benar ada korban," kata Ferry. (Baca Juga: Speed Boat Kecelakaan, Kru Kapal dan Sepuluh ASN Raja Ampat Selamat)

Jumlah ABK dan Penumpang Diperkirakan 20 Orang:
- 4 orang meninggal dunia
- 4 orang luka berat
- 9 orang luka ringan
- 3 orang belum ditemukan
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak