alexametrics

1 Orang Tewas Disengat Ribuan Lebah Liar di Kuningan

loading...
1 Orang Tewas Disengat Ribuan Lebah Liar di Kuningan
Warga Desa Paninggaran, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat pagi (15/3/2019) dikejutkan dengan serangan lebah liar karena mengakibatkan salah satu warga yang bernama Muhdori (73) tewas. Foto pemusnahan sarang lebah/iNews TV/Toiskandar
A+ A-
KUNINGAN - Warga Desa Paninggaran, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat pagi (15/3/2019) dikejutkan dengan serangan lebah liar karena mengakibatkan salah satu warga yang bernama Muhdori (73) tewas. Petani ini tewas karena banyaknya gigitan lebah liar di tubuhnya.

Perangkat Desa Paninggaran Ahmad Ahyadin mengatakan, kejadian serangan lebah liar yang menyerang warga bermula ketika mereka sedang beraktivitas di kebun yang tak jauh dari rumah. Tiba tiba saja warga diserang oleh ribuan lebah liar hingga warga kocar kacir menyelamatkan diri karena serangan tersebut.

“Namun salah seorang warga tidak bisa menyelamatkan diri dari serangan lebah liaryang cukup banyak sehingga terkapar di jalan. Warga yang melihat kejadian ini langsung membawa korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan namun nyawanya tak tertolong,” kata dia.



Mendapat laporan dari warga adanya serangan lebah petugas pemadam kebakaran langsung ke lokasi kejadian untuk memusnahkan sarang lebah.

Dengan berpakaian lengkap serta peralatan cukup petugas memusnahkan sarang lebah dengan dibakar. Pemusnahan sarang lebah sendiri membutuhkan waktu 2 jam karena tempat sarang lebah di area pohon yang sulit dijangkau. Dengan penuh kesabaran akhirnya petugas berhasil memusnahkan sarang lebah dengan cara dibakar dan disemprot.

“Kejadian serangan lebah ini sudah yang kedua kalinya menyerang warganya. Jumlah warga yang tersengat lebah berjumlah enam orang dan sudah mendapatkan perawatan dari puskesmas,” tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak