alexametrics

Lanal Maumere Dalami Pelanggaran 2 Kapal yang Ditangkap KRI

loading...
Lanal Maumere Dalami Pelanggaran 2 Kapal yang Ditangkap KRI
Dua kapal yang diamankan Lanal Maumere masih bersandar di Dermaga Laurensius Say sembari menunggu hasil pemeriksaan penyidik. Foto/Joni Nura
A+ A-
SIKKA - Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Maumere Kolonel Marinir Sumantri mengatakan pihaknya masih terus mendalami pelanggaran dua kapal yang diamankan Minggu (10/3/2019). Saat ini kedua kapal masih bersandar di Dermaga Laurensius Say, Maumer, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sekitar pukul 19.00 WITA, kami terima limpahan berkas perkara pelanggaran dari KRI I Gusti Ngurah Rai 332, yang kebetulan melaksanakan operasi di wilayah Utara. Ada dua kapal yang diamankan. Sementara ini kami sedang dalami,” ujar Kolonel Marinir Sumantri.

Kolonel Marinir Sumantri menjelaskan, KLM Surya Jaya 03 berlayar dari Surabaya menuju Pulau Kisar diamankan di Pulau Sukun. Kapal dengan bobot 88 GT ini mengangkut sembako campuran. Sementara KLM Nusantara Indah berlayar dari Labuan Bajo menuju Surabaya, diamankan di Selat Sape. Kapal dengan bobot 140 GT ini mengangkut barang-barang rongsokan. (Baca Juga: Lanal Maumere NTT Amankan 2 Kapal Layar Motor)



Dia menyebutkan, setelah didalami, ternyata penyidik menemukan pelanggaran. Pada KLM Surya Jaya 03, dari 9 ABK (anak buah kapal) hanya 2 yang memiliki buku pelaut. Lalu, nahkoda tidak bisa menunjukkan dokumen manifest, karena ada 4 orang yang menumpang pada kapal tersebut.

Selain itu nahkoda tidak bisa menunjukkan surat izin usaha pelayaran (SIUP). Pelanggaran lain, nahkoda tidak bisa menunjukkan kelengkapan keselamatan yang wajib dimiliki kapal-kapal demi keselamatan berlayar.
Pada KLM Nusantara Indah, hanya 1 dari 7 ABK yang memilki buku pelaut.

Sementara 5 ABK buku pelautnya sudah berakhir masa berlaku, dan 1 ABK sama sekali tidak memiliki buku pelaut. Kemudian nahkoda tidak bisa menunjukan kelengkapan radio komunikasi SSB yang merupakan kelengkapan yang wajib dimiliki setiap kapal saat berlayar.

Selain itu, diduga nahkoda KLM Nusantara Indah menyembunyikan 3 orang yang diduga sebagai penupang. Saat pemeriksaan, anggota Lanal Maumere tidak menemukan adanya penumpang. Ketiga orang itu baru diketahui keberadaannya setelah selesai pemeriksaan.

Kolonel Marinir Sumantri menduga ketiga orang bersembunyi akibat ketakutan. Dua kapal layar motor yang diamankan Lanal Maumere, sejak tadi siang masih bersandar di Dermaga Laurensius Say.
(rhs)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak