alexametrics

Duel dengan Tetangga, Pria Paruh Baya Tewas Ditombak

loading...
Duel dengan Tetangga, Pria Paruh Baya Tewas Ditombak
Pz (40) warga Jalan Jati Pendopo Lintang, Empat Lawang, Sumsel tega menghabisi Fs (45) tetangganya sendiri menggunakan tombak hingga tewas. Sebelumnya keduanya saling serang alias duel dengan senjata masing-masing.Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
EMPATLAWANG - Diduga karena dendam, Pz (40) warga Jalan Jati Pendopo Lintang, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel tega menghabisi Fs (45) tetangganya sendiri menggunakan tombak hingga tewas. Sebelumnya keduanya saling serang alias duel dengan senjata masing-masing.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit karena luka tusuk di perut, dada dan paha. Korban dibantu warga dilarikan ke RS Pratama Pendopo sebelum kemudian dirujuk ke RSUD Empat Lawang di Tebing Tinggi. Namun karena luka yang parah, korban meninggal dunia.

Dari informasi pihak kepolisian, peristiwa terjadi pada Rabu 6 Maret 2019 sekitar pukul 12.00 WIB di depan rumah Pz (tersangka). Kejadian berawal saat tersangka hendak keluar rumah dan terjadi cekcok mulut dengan korban.



Kemudian, korban pun langsung mengejar tersangka dengan membawa potongan kayu hingga kedepan rumah tersangka. Melihat korban datang dengan membawa potongan kayu, namun tersangka sudah siap dengan membawa tombak dan terjadilah perkelahian antara korban dan tersangka dan keduanya sempat dilerai tetangga hingga membuat tersangka melarikan diri.

Sementara, korban mengalami luka tusuk pada perut, dada, tangan dan paha. Oleh warga, korban dibawa ke RS Pratama Pendopo untuk dilakukan perawatan dan dirujuk ke RSUD Empat Lawang di Tebing Tinggi namun korban tidak tertolong.

"Tersangka PZ sudah kita amankan di kediaman kerabatnya Desa Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan," kata Kapolsek Pendopo Iptu Hariyanto, Jumat (8/3/2019).

Kapolsek menjelaskan, rumah korban dan rumah tersangka ini bersebelahan tepatnya di belakang kantor KUA Pendopo. "Istri korban dan istri tersangka masih ada hubungan keluarga namun antara tersangka dan korban sudah ada dendam lama. Pascakejadian tersebut, rumah orang tua tersangka tersebut yang berada Desa Nanjungan dirusak oleh massa dan keluarga korban," jelasnya

Masih dikatakan Kapolsek, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kades Lubuk Sepang dan Kades Lubuk Layang untuk mengimbau keluarga korban supaya mempercayakan proses hukum kepada Polisi dan Tidak bertindak anarkistis atau main hakim sendiri. "Untuk tersangka saat ini sudah kita amankan sementara di Rutan Empat Lawang," pungkasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak